Pertamina Pastikan Penyaluran LPG 3 Kg di Padangsidimpuan Tetap Aman, Distribusi Diperkuat
Petugas melakukan distribusi LPG 3 Kg di wilayah Sumatera Utara. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan penyaluran LPG subsidi di Kota Padangsidimpuan tetap berjalan normal melalui agen dan pangkalan resmi, disertai penguatan distribusi guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
GIMIC.ID, PADANGSIDIMPUAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, tetap berjalan normal di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Hal tersebut disampaikan Pertamina sebagai respons atas pemberitaan terkait kondisi ketersediaan LPG 3 Kg di wilayah Padangsidimpuan dan sekitarnya. Pertamina menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring serta koordinasi intensif bersama agen, pangkalan resmi, dan pemerintah daerah guna memastikan distribusi LPG subsidi tetap lancar dan tepat sasaran.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyebutkan, peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg terjadi di sejumlah wilayah akibat naiknya konsumsi masyarakat serta adanya pergeseran penggunaan dari LPG nonsubsidi ke LPG subsidi pada beberapa segmen pengguna.
“Pertamina terus melakukan pemantauan dan penguatan distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami juga menambah alokasi fakultatif untuk wilayah Tapanuli Bagian Selatan,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi perusahaan, Rabu (13/5/2026).
Wilayah yang mendapat penguatan distribusi meliputi Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, hingga Mandailing Natal. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi agar pasokan LPG subsidi tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak menerima.
Saat ini, penyaluran LPG 3 Kg di Kota Padangsidimpuan dilakukan melalui tiga agen resmi dan 149 pangkalan aktif. Berdasarkan hasil sampling monitoring di sejumlah pangkalan pada 13 Mei 2026, kondisi distribusi dan penyaluran disebut berjalan kondusif sesuai jadwal.
Selain memastikan distribusi berjalan lancar, Pertamina juga mengimbau masyarakat mampu dan pelaku usaha non-mikro agar menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah itu dinilai penting untuk menjaga ketersediaan LPG subsidi bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro yang memang berhak menerima subsidi.
Pertamina turut meminta masyarakat membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Penggunaan LPG subsidi harus tepat sasaran. Kami akan terus melakukan monitoring lapangan bersama stakeholder terkait guna menjaga kelancaran distribusi energi bagi masyarakat,” tulis Pertamina dalam pernyataannya.
Dengan penguatan distribusi dan koordinasi bersama pemerintah daerah, Pertamina berharap kebutuhan LPG 3 Kg masyarakat di wilayah Tapanuli Bagian Selatan tetap terpenuhi dan distribusi energi berjalan lancar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar