Kurban Saran Menjadi Pribadi Yang Dermawan

GIMIC.ID, MEDAN - Jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah (TNAJ) Kota Medan, melaksanakan Sholat Idul Adha 1446 H di Majelis Dzikir Darul Istiqomah, Medan-Marelan, Jl. Marelan II Gg. Swadaya, Pasar 4 Marelan, Jum'at, (6/6/2025).

Pelaksanaan Sholat Idul Adha ini berdasarkan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh DR.Syeikh Muhammad Nur Ali Al-Kholidy, S.Ag, M.Hum, selaku Pimpinan TNAJ, yang berisikan penetapan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 6 Juni 2025 (10 Dzulhijjah 1446 H), dan instruksi untuk melaksanakan Sholat Idul Adha di majelis-majelis dzikir dan rumah ibadah suluk se-Indonesia, serta pelaksanaan penyembelihan qurban setelah sholat Idul Adha sampai dengan tanggal 7, 8, 9 Juni 2025.

"Karena Surat Edaran baru dikeluarkan tanggal 28 Mei kemarin, jadi kami hanya melaksanakan Sholat Idul Adha saja, tidak ada penyembelihan qurban, karena kebanyakan jamaah sudah berqurban di mesjid terdekat tempat para jamaah tinggal, Insya Allah tahun depan kami akan menyembelih qurban di sini," kata Kh. Hasanuddin, Ketua Panitia Sholat Idul Adha TNAJ, Jum'at, (6/6/2025), di Marelan.

"Adapun yang menjadi imam dan khatib, Kh. Nur Hidayat, yang merupakan jamaah majelis dzikir TNAJ, ini bukan berarti TNAJ eksklusif, tapi untuk memperlihatkan bahwa SDM di TNAJ ini terdiri dari berbagai latar belakang, termaksud untuk berdakwah," tambah Kh. Hasanuddin.

Dalam khutbahnya, Kh. Nur Hidayat menyampaikan, Islam tidak hanya mengajarkan ibadah kepada Allah semata. Akan tetapi Islam juga mengajarkan ibadah yang berdimensi sosial, seperti infak, zakat, sedekah, kurban dan sejenisnya. Hal ini sebagai wujud manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup sendirian, tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri.

"TNAJ ini dasarnya majelis dzikir, tapi sejak tahun 2025 ini, sudah sah menjadi organisasi masyarakat (ormas) dengan keluarnya SK dari Kemenkumham," kata S.M Mustofa, Pimpinan Cabang TNAJ Kota Medan.

"Dengan berubahnya TNAJ ini menjadi ormas, kita ingin memberikan kontribusi yang luas kepada kepada masyarakat. Karena latar belakang jamaah di TNAJ banyak, ke depannya kita akan buat pelatihan seperti untuk UMKM, itu nanti berdasarkan pengalaman dari jamaah kita yang sudah berhasil lebih dahulu mengembangkan usahanya. Bukan hanya UMKM, bidang-bidang lain juga nanti akan kita berdayakan," ujar S.M. Mustofa, Jum'at (6/6/2025) di Marelan.

"Semangat kedermawanan (berbagi) seperti yang disampaikan khatib tadi yang ingin kita galakkan, bukan hanya kepada sesama jamaah, tapi kepada seluruh lapisan masyarakat," pungkas S.M.Mustofa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2/Red) 

Komentar

Loading...