Program MBG Hadir di Desa PIR ADB, Dorong Pemerataan Gizi Masyarakat

GIMIC.ID, LANGKAT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kegiatan sosialisasi kali ini digelar di Lapangan Desa PIR ADB, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Senin (4/5), dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Delia Pratiwi Sitepu, sebagai pembicara utama, didampingi Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara, T. Agung Kurniawan, serta diikuti ratusan warga.

Dalam sambutannya, Delia Pratiwi menegaskan bahwa kualitas generasi bangsa sangat ditentukan oleh pemenuhan gizi sejak dini. Ia menyoroti masih banyak anak Indonesia yang belum memperoleh asupan nutrisi yang memadai.

“Bangsa yang besar lahir dari generasi yang sehat, cerdas, dan kuat. Namun kenyataannya, kita masih menghadapi persoalan serius di bidang gizi. Program makan bergizi gratis hadir sebagai jawaban agar tidak ada anak Indonesia yang kehilangan masa depan hanya karena kekurangan makanan sehat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program MBG tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi turut memberikan efek ekonomi yang luas bagi masyarakat.

“Makan bergizi adalah kunci. Ketika pemerintah menghadirkannya secara gratis, itu memudahkan rakyat memenuhi kebutuhan gizi. MBG bukan sekadar program kesehatan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Delia menyampaikan bahwa Kabupaten Langkat memiliki potensi besar dalam mendukung keberhasilan program tersebut melalui pemanfaatan sumber daya pangan lokal.

“Langkat memiliki kekayaan sumber pangan yang luar biasa, mulai dari hasil pertanian, perikanan, hingga peternakan. Potensi ini menjadi kekuatan besar dalam mendukung keberhasilan program MBG sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Program MBG sendiri menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari peserta didik PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Program ini mengedepankan prinsip makanan beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) berbasis pangan lokal.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi dan turut berperan aktif dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi penting bagi masa depan bangsa.(*)

Komentar

Loading...