Lapas Sibolga dan APH Razia 31 Kamar Hunian, Narkoba dan Handphone Ilegal Tak Ditemukan
Petugas Lapas Kelas IIA Sibolga bersama jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) memusnahkan barang-barang hasil razia kamar hunian warga binaan setelah pelaksanaan razia gabungan di Lapas Sibolga, Rabu (16/9/2026).
GIMIC.ID, SIBOLGA — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga bersama Aparat Penegak Hukum (APH) melaksanakan razia gabungan kamar hunian warga binaan sebagai langkah memperkuat keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan Lapas.
Razia tersebut dilaksanakan pada Rabu (16/9/2026), dengan melibatkan jajaran Polres Tapanuli Tengah dan Denpom I/2 Sibolga.
Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Sibolga, Tri Purnomo, dan diikuti pejabat struktural, staf serta Regu Pengamanan Lapas Sibolga.
Dalam arahannya, Tri Purnomo menegaskan bahwa razia gabungan bersama APH merupakan bagian dari komitmen Lapas Sibolga dalam memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga.
Ia juga menekankan penerapan zero tolerance terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba, penggunaan handphone ilegal maupun kepemilikan barang-barang terlarang lainnya di dalam Lapas.
“Razia ini merupakan bentuk komitmen penuh Lapas Sibolga untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari pelanggaran. Kami tidak memberikan ruang terhadap peredaran narkoba, handphone ilegal, maupun barang terlarang lainnya,” tegas Tri Purnomo.
Pelaksanaan razia diawali dengan apel personel dan pembagian regu yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP), Ibnu Taqwim.
Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap 31 kamar hunian warga binaan.
Pemeriksaan meliputi badan warga binaan, barang bawaan serta seluruh bagian kamar hunian. Petugas melaksanakan penggeledahan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis, tertib serta menghormati hak dan martabat warga binaan.
Dari hasil penyisiran, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan tata tertib dan dilarang berada di dalam Lapas.
Namun demikian, dalam razia tersebut petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone ilegal.
Barang-barang hasil penggeledahan kemudian didata untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari tindak lanjut pengamanan.
Selain penggeledahan kamar, Lapas Kelas IIA Sibolga juga melakukan pemeriksaan urine secara acak terhadap warga binaan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkoba maupun zat terlarang lainnya di lingkungan Lapas.
Hasilnya, seluruh warga binaan yang mengikuti pemeriksaan urine dinyatakan negatif narkoba dan zat lainnya.
“Pelaksanaan razia gabungan bersama APH telah berjalan dengan baik dan lancar. Dari hasil penyisiran pada kamar hunian, petugas mengamankan barang-barang yang tidak sesuai dengan aturan tata tertib dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Namun, dalam kegiatan ini petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone ilegal,” ujar Tri Purnomo.
“Pemeriksaan urine secara acak terhadap warga binaan juga menunjukkan hasil negatif narkoba dan zat lainnya,” lanjutnya.
Tri Purnomo mengatakan, pelaksanaan razia tersebut sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, terutama dalam memperkuat pengamanan, mencegah gangguan keamanan dan ketertiban serta memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan sesuai ketentuan.
Ia menegaskan Lapas Sibolga akan terus meningkatkan pengawasan melalui pelaksanaan razia secara rutin maupun insidentil.
Tidak hanya warga binaan, petugas Lapas yang terbukti melakukan pelanggaran juga akan dikenakan tindakan sesuai aturan yang berlaku.
“Jika ditemukan warga binaan atau petugas yang melakukan pelanggaran, tentu akan ditindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku. Kami ingin memastikan Lapas Sibolga tetap aman, kondusif, dan bersih dari pelanggaran,” tegasnya.
Melalui razia gabungan dan pemeriksaan urine tersebut, Lapas Kelas IIA Sibolga terus memperkuat sinergi bersama APH dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan mendukung pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-Avid).

Komentar