Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Rico Waas Dorong Penguatan Sinergi Pemko dan DPRD Medan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berfoto bersama pimpinan DPRD Kota Medan dan jajaran usai membuka Rapat Kerja DPRD Kota Medan dalam rangka penyusunan Program Kerja Tahun 2027 di The Hill Hotel Resort Sibolangit, Minggu (2/8/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan DPRD Kota Medan dalam merancang strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Rico Waas saat membuka Rapat Kerja (Raker) DPRD Kota Medan dalam rangka penyusunan program kerja tahun 2027 yang digelar di The Hill Hotel Resort Sibolangit, Minggu (2/8/2026) petang.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan pola kerja pemerintahan ke depan tidak hanya dituntut berjalan dengan baik, tetapi juga harus lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat dan efektif.
"Perlu adanya pola kerja pemerintah yang semakin baik, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal," ujar Rico Waas.
Menurutnya, peningkatan pertumbuhan ekonomi harus menjadi salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan Kota Medan. Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, hingga dunia usaha melalui penguatan investasi.
"Target peningkatan pertumbuhan ekonomi harus menjadi barometer pembangunan. Untuk itu diperlukan kerja sama yang erat, bukan hanya antara DPRD dan Pemko Medan, tetapi juga bersama masyarakat serta dukungan pengembangan investasi," katanya.
Rico Waas juga mengajak seluruh anggota DPRD Medan untuk bersama-sama memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki Kota Medan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain fokus pada pertumbuhan ekonomi, ia menilai sinergi tersebut juga harus diarahkan untuk mengatasi berbagai persoalan strategis seperti kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.
"Mari kita maksimalkan seluruh potensi yang ada. Bersama-sama kita berkontribusi menyelesaikan persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan demi mewujudkan Medan yang lebih maju," ucapnya.
Sebagai bentuk komitmen mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat, Rico Waas bahkan membuka ruang komunikasi langsung dengan seluruh anggota DPRD Medan.
Ia mempersilakan para legislator menyampaikan berbagai aspirasi maupun permasalahan yang ditemukan di daerah pemilihan masing-masing agar dapat segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
"Kalau ada persoalan atau aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing, silakan langsung kirim melalui WhatsApp kepada saya. Akan segera kami tindak lanjuti. Bapak dan Ibu adalah wakil rakyat yang memiliki fungsi legislasi dan pengawasan penggunaan anggaran, sehingga setiap aspirasi harus mendapat respons yang cepat," tegasnya.
Rico Waas berharap hubungan kerja antara Pemko Medan dan DPRD terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi.
Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan strategi besar serta kerja sama yang efektif agar setiap program pembangunan dapat berjalan maksimal.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Medan Wong Cun Sen mengajak seluruh anggota dewan mengoptimalkan peran alat kelengkapan dewan dalam mengawal pembangunan Kota Medan.
Ia menilai DPRD harus meninggalkan pola kerja konvensional dan mulai mengedepankan cara berpikir yang inovatif, kritis, adaptif, serta memanfaatkan perkembangan teknologi dalam menjalankan fungsi legislatif.
"Mari berperan aktif dengan pemikiran yang disruptif, inovatif, dan kritis demi menghasilkan kebijakan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Wong Cun Sen juga menekankan pentingnya pengawasan yang lebih transparan melalui sistem pengaduan masyarakat secara real-time serta mendorong lahirnya peraturan daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mendukung investasi, dan disusun berdasarkan data serta hasil kajian yang komprehensif.
Menurutnya, setiap Peraturan Daerah yang telah disahkan juga harus diimplementasikan secara efektif melalui Peraturan Wali Kota sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
"Peraturan daerah yang telah disahkan harus benar-benar dijalankan melalui regulasi turunan agar tujuan pembentukannya tercapai," katanya.
Ia berharap transformasi tersebut mampu menjadikan DPRD Medan sebagai lembaga legislatif yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil, sehingga fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Medan Erisdan melaporkan bahwa rapat kerja tersebut bertujuan menyusun dan menyelaraskan program kerja DPRD tahun 2027 melalui seluruh alat kelengkapan dewan.
Selain itu, raker juga diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan tiga fungsi utama DPRD, yakni pembentukan peraturan daerah, penganggaran, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Melalui rapat kerja ini diharapkan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Medan semakin solid dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Medan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar