Wali Kota Tanjungbalai Ajak Indomaret, Alfamart dan Alfamidi Optimalkan CSR untuk Pembangunan Daerah
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menggelar pertemuan bersama perwakilan pelaku usaha ritel Indomaret, Alfamart dan Alfamidi di ruang kerja Wali Kota, Rabu (4/11/2026), membahas optimalisasi program CSR untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
GIMIC.ID, TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, mengajak para pelaku usaha ritel yang beroperasi di Kota Tanjungbalai untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR). Dukungan dunia usaha tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Mahyaruddin saat menggelar pertemuan bersama perwakilan perusahaan ritel, yakni Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi, di ruang kerja Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (4/11/2026).
Pertemuan tersebut secara khusus membahas optimalisasi pelaksanaan program CSR perusahaan agar lebih terarah, berkelanjutan, serta selaras dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Kota Tanjungbalai.
Dalam kesempatan itu, Mahyaruddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran para pelaku usaha ritel. Ia berharap perusahaan-perusahaan tersebut dapat mengambil bagian dalam mendukung pembangunan melalui program kemitraan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Menurutnya, keberadaan perusahaan ritel di Kota Tanjungbalai tidak hanya berperan dalam menggerakkan aktivitas ekonomi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
“CSR bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan bentuk kepedulian dan komitmen dunia usaha terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Mahyaruddin.
Ia menegaskan, perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di wilayah Kota Tanjungbalai memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi terhadap pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Karena itu, Pemerintah Kota Tanjungbalai mendorong agar pelaksanaan CSR dapat disinergikan dengan program-program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah.
Salah satu prioritas dukungan yang diharapkan dalam tahap awal ini adalah membantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam penanganan sampah, sekaligus mendukung upaya penataan kota dan menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami ingin para pelaku usaha dapat menyalurkan CSR-nya secara terarah dan selaras dengan program pembangunan Pemerintah Kota Tanjungbalai. Untuk tahap pertama ini, diharapkan dukungan dapat diberikan kepada Dinas Lingkungan Hidup. Teknis pelaksanaannya nantinya akan dikoordinasikan langsung antara DLH dan para pelaku usaha,” jelasnya.
Mahyaruddin berharap, melalui koordinasi dan pengelolaan yang baik, program CSR tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah Kota Tanjungbalai juga menginginkan pelaksanaan CSR ke depan berjalan lebih optimal, transparan, dan tepat sasaran sehingga mampu mendukung berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
Dorong Penyerapan Tenaga Kerja dan Promosi Produk UMKM
Selain membahas dukungan terhadap kebersihan lingkungan, Wali Kota Mahyaruddin juga menyampaikan harapan agar perusahaan ritel memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat lokal untuk bekerja di gerai-gerai yang beroperasi di Kota Tanjungbalai.
Menurutnya, perekrutan tenaga kerja yang berasal dari warga setempat merupakan salah satu bentuk kontribusi dunia usaha dalam membantu menekan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mendorong perusahaan ritel menyediakan ruang atau gerai khusus bagi produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Dengan adanya ruang pemasaran tersebut, produk unggulan masyarakat Tanjungbalai diharapkan semakin dikenal luas dan memiliki kesempatan lebih besar untuk bersaing di pasar ritel modern.
“Kami berharap para pelaku usaha ritel turut mendukung penyerapan tenaga kerja lokal dengan merekrut warga Tanjungbalai. Selain itu, kami juga mengharapkan adanya gerai atau tempat khusus untuk memasarkan produk UMKM lokal di setiap toko ritel sebagai bagian dari upaya mempromosikan produk dan potensi Kota Tanjungbalai,” ungkapnya.
Mahyaruddin menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan dalam mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS, yakni Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera.
Sementara itu, Kepala Divisi Corporate Alfamidi, Joshua, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui program CSR perusahaan.
Ia mengatakan, pada prinsipnya Alfamidi siap berkolaborasi dan mendukung kebutuhan pemerintah daerah. Untuk itu, pihaknya berharap Pemko Tanjungbalai dapat menyampaikan usulan program atau kebutuhan prioritas yang dapat ditindaklanjuti melalui program CSR.
Dukungan serupa juga disampaikan perwakilan Office Alfamart Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, yang menangani wilayah Tanjungbalai. Pihaknya menyatakan mendukung langkah dan program yang disampaikan Pemerintah Kota Tanjungbalai serta siap berkontribusi dalam mendukung terwujudnya visi Tanjungbalai EMAS.
Perwakilan Alfamart tersebut juga menyampaikan bahwa pihaknya menunggu usulan dan koordinasi lebih lanjut dari Pemko Tanjungbalai terkait bentuk dukungan yang dapat direalisasikan.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan sektor usaha ritel. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi juga mendukung kebersihan lingkungan, penyerapan tenaga kerja lokal, serta pengembangan dan promosi UMKM.
Dengan demikian, keberadaan pelaku usaha ritel di Kota Tanjungbalai diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-DS)

Komentar