Bantah Video Viral, Anggota DPRD Medan EAS Tegaskan Rekaman Lama dan Tolak Tuduhan Vape Narkotika

Anggota DPRD Kota Medan mengikuti rapat di ruang sidang DPRD Kota Medan. Foto tersebut berkaitan dengan pemberitaan mengenai klarifikasi atas video yang viral di media sosial.

GIMIC.ID, MEDAN – Video yang menampilkan seorang pria yang disebut-sebut sebagai anggota DPRD Kota Medan berinisial EAS tengah mengisap sebuah perangkat yang menyerupai vape viral di media sosial. Rekaman tersebut memicu perhatian publik setelah disertai berbagai narasi dan spekulasi mengenai jenis perangkat yang digunakan.

Menanggapi video yang kembali beredar, EAS mengakui bahwa sosok pria dalam rekaman tersebut memang dirinya. Namun, ia menegaskan bahwa video itu merupakan rekaman peristiwa lama dan membantah tudingan bahwa perangkat yang dihisapnya merupakan vape yang mengandung zat narkotika.

Dalam rekaman tersebut, EAS terlihat sedang berkumpul bersama sejumlah orang yang disebut sebagai relawan. Di tengah pertemuan, ia tampak memegang sebuah perangkat menyerupai vape yang berasal dari seseorang di dekatnya, kemudian mengisap perangkat tersebut beberapa kali.

Video itu kemudian menyebar di sejumlah platform media sosial dan menjadi perhatian warganet. Salah satu akun Facebook yang disebut membagikan rekaman tersebut adalah akun Anes Priskhy Sitepu.

EAS tidak membantah bahwa dirinya merupakan pria yang terlihat dalam video. Namun, ia meluruskan bahwa peristiwa tersebut bukan kejadian baru sebagaimana kesan yang dapat muncul setelah video kembali beredar.

Ia juga membantah narasi yang menyebut perangkat tersebut berkaitan dengan narkotika.

“Nggak benar itu,” tegas EAS saat dikonfirmasi terkait tudingan bahwa perangkat yang dihisapnya merupakan vape getar yang diduga mengandung zat narkotika.

Menurut EAS, video tersebut harus dilihat berdasarkan konteks dan waktu kejadian secara utuh. Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.

EAS menegaskan bahwa narasi yang mengaitkan dirinya dengan penggunaan perangkat yang diduga mengandung narkotika tidak benar.

Ia menyatakan siap memberikan klarifikasi maupun menjalani pemeriksaan apabila diperlukan untuk menjelaskan persoalan tersebut.

Sebelumnya, video tersebut menjadi sorotan setelah beredar dengan narasi yang menyebut seorang anggota DPRD Kota Medan tengah mengisap perangkat yang diduga vape. Dalam rekaman, pria tersebut juga terdengar mengucapkan kalimat berbahasa Karo yang kurang lebih bermakna, “Tidak difoto ini, kan?”

Ucapan tersebut turut menjadi perhatian setelah rekaman menyebar luas di media sosial.

Minta Publik Tidak Terburu-buru Menyimpulkan

Viralnya video tersebut menunjukkan bagaimana sebuah rekaman lama dapat kembali menjadi perhatian publik ketika beredar di media sosial dengan narasi baru.

EAS meminta informasi mengenai dirinya tidak dipelintir dan masyarakat melihat persoalan tersebut secara objektif berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi.

Ia juga menegaskan kesiapannya memberikan penjelasan apabila diperlukan agar tidak muncul kesimpulan yang keliru.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai konteks lengkap saat video tersebut direkam maupun hasil pemeriksaan terhadap perangkat yang terlihat dalam rekaman.

Karena itu, tudingan bahwa perangkat tersebut merupakan vape yang mengandung narkotika belum dapat dinyatakan sebagai fakta. Klaim tersebut telah dibantah oleh EAS dan memerlukan bukti serta pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya.

Publik juga diimbau bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak menyebarkan tuduhan yang belum terverifikasi, terlebih yang berpotensi merugikan nama baik seseorang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Komentar

Loading...