KAI Divre I Sumut Angkut 175 Ribu Ton BBM pada Semester I 2026, Perkuat Ketahanan Energi di Sumatera Utara
KAI Divre I Sumut mengangkut 175.906 ton BBM selama Semester I 2026, naik 12 persen, mendukung ketahanan energi dan distribusi logistik di Sumut.
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) terus memperkuat perannya dalam mendukung distribusi energi nasional melalui layanan angkutan logistik berbasis kereta api. Sepanjang Semester I tahun 2026, KAI Divre I Sumut berhasil mengangkut 175.906 ton bahan bakar minyak (BBM), meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 157.482 ton.
Peningkatan volume angkutan tersebut menjadi bukti bahwa moda transportasi berbasis rel semakin diandalkan untuk menjaga kelancaran distribusi komoditas strategis, khususnya BBM, yang memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas masyarakat serta aktivitas industri di Sumatera Utara.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan angkutan kereta api menjadi salah satu solusi logistik yang efisien dan andal dalam menjaga stabilitas pasokan energi di daerah.
"Dengan kapasitas angkut yang cukup besar, sekali perjalanan kereta api mampu membawa hingga 20 gerbong ketel dengan frekuensi dua hingga tiga perjalanan setiap hari. KAI Divre I Sumatera Utara turut berperan aktif menjaga stabilitas energi sepanjang Semester I 2026, termasuk saat menghadapi lonjakan kebutuhan pada masa Angkutan Lebaran maupun hari-hari libur nasional," ujar Anwar.
Menurutnya, penggunaan moda kereta api memberikan sejumlah keunggulan dibandingkan transportasi darat, seperti kapasitas angkut yang besar, ketepatan waktu, serta minim gangguan akibat kemacetan lalu lintas maupun kondisi cuaca.
Memasuki Semester II 2026, tren positif distribusi BBM juga terus berlanjut. Dalam kurun waktu 1 hingga 14 Juli 2026, KAI Divre I Sumut telah mendistribusikan 18.590 kiloliter BBM menggunakan 545 gerbong ketel.
Distribusi dilakukan dari Stasiun Labuan di Kota Medan menuju dua Terminal BBM (TBBM) strategis milik Pertamina, yakni TBBM Kisaran dan TBBM Siantar. Dari kedua terminal tersebut, BBM kemudian disalurkan ke berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Anwar menjelaskan, terdapat tiga jenis bahan bakar utama yang diangkut menggunakan kereta api, yaitu BioSolar, Pertalite, dan Pertamax.
"Ada tiga jenis BBM yang mendukung mobilitas masyarakat yang pengangkutannya kami fasilitasi menggunakan kereta api, yaitu BioSolar, Pertamax, dan Pertalite. Kesiapan armada dan ketepatan waktu menjadi prioritas utama kami untuk memastikan tidak terjadi kekosongan stok di daerah tujuan," katanya.
Ia menambahkan, kelancaran distribusi logistik tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi dan logistik yang efisien, aman, andal, serta terintegrasi guna mendukung ketahanan energi nasional.
Selain menjaga pasokan energi, optimalisasi angkutan barang berbasis rel juga diharapkan mampu menekan biaya logistik, mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, serta mendukung pemerataan pembangunan ekonomi di berbagai daerah.
KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan akan terus meningkatkan kapasitas layanan logistik melalui optimalisasi infrastruktur perkeretaapian dan penguatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.
"Ke depan, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan kapasitas angkut logistik. Kami siap memastikan ketahanan energi di Sumatera Utara tetap terjaga sehingga roda perekonomian masyarakat dapat terus bergerak tanpa hambatan," tutup Anwar.
Dengan kinerja angkutan logistik yang terus meningkat, KAI Divre I Sumut optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku usaha dalam mendukung distribusi komoditas vital, sekaligus mendorong terciptanya sistem logistik nasional yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar