Bapenda Medan Evaluasi PAD, Realisasi Penerimaan Pajak Capai 25,59 Persen
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, memimpin rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama jajaran Bapenda Kota Medan di Ruang Rapat I Bapenda Medan, Senin (11/5/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan menggelar Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dipimpin langsung Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, di Ruang Rapat I Bapenda Kota Medan, Senin (11/5/2026).
Rapat tersebut dihadiri seluruh Kepala UPT, Kasubid Teknis, Kasubag Umum, serta Ketua Tim Kerja di lingkungan Bapenda Kota Medan.
Kegiatan itu bertujuan mengevaluasi capaian penerimaan pajak daerah hingga 11 Mei 2026 sekaligus membahas strategi optimalisasi penerimaan pajak pada Triwulan II tahun berjalan.
Dalam rapat berlangsung diskusi dua arah terkait progres penerimaan pajak daerah, kendala yang dihadapi di lapangan, hingga langkah strategis yang akan dilakukan ke depan.
Hingga 11 Mei 2026, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan tercatat mencapai 25,59 persen.
Adapun capaian penerimaan tertinggi berasal dari sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 32,49 persen, disusul Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sektor makanan dan minuman sebesar 32,39 persen.
Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, menekankan pentingnya penguatan monitoring dan penagihan pajak, khususnya terhadap wajib pajak yang masih menunggak guna mendorong optimalisasi penerimaan daerah.
“Seluruh jajaran diminta terus memperkuat pengawasan serta melakukan langkah-langkah strategis agar target penerimaan daerah dapat tercapai secara maksimal,” ujarnya dalam rapat tersebut.
Fokus Digitalisasi Pelayanan Pajak
Selain membahas capaian penerimaan, rapat evaluasi juga menyoroti tindak lanjut implementasi Qresto melalui kegiatan sosialisasi dan pendataan wajib pajak restoran.
Bapenda Kota Medan juga akan berkoordinasi dengan Bank Sumut terkait proses pendaftaran guna mendukung digitalisasi sistem pembayaran pajak daerah.
Tidak hanya itu, rapat turut membahas berbagai temuan dan permasalahan yang dihadapi tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda di lapangan.
Melalui forum tersebut, seluruh peserta bersama-sama mencari solusi dan strategi percepatan guna meningkatkan efektivitas pelayanan serta penerimaan pajak daerah.
Selain itu, progres penerapan e-SPPT PBB Kota Medan juga menjadi salah satu fokus pembahasan sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan pajak daerah di Kota Medan.
Bapenda Kota Medan berharap melalui evaluasi rutin dan penguatan koordinasi lintas bidang, capaian PAD Kota Medan dapat terus meningkat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar