BB302, Lokomotif Ikonik yang Jadi Identitas Perkeretaapian Sumut Masih Aktif Berdinas

Lokomotif diesel BB3027001 dengan livery vintage kuning-hijau saat menjalankan dinas langsir di wilayah kerja KAI Divre I Sumatera Utara. Lokomotif ini menjadi bagian dari sejarah perkeretaapian Sumut.

GIMIC.ID, MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat lokomotif diesel seri BB302 sebagai salah satu sarana perkeretaapian yang memiliki nilai sejarah tinggi. Lokomotif buatan Henschel, Jerman Barat, tersebut bahkan menjadi salah satu identitas khas perkeretaapian di Sumatera Utara.

Keberadaan BB302 tidak terlepas dari perjalanan modernisasi perkeretaapian di Sumatera Utara, terutama pada masa transisi dari penggunaan lokomotif uap menuju era lokomotif diesel.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan, BB302 memiliki peran penting dalam sejarah dieselisasi perkeretaapian di Sumatera Utara. Lokomotif tersebut pernah menjadi salah satu tulang punggung angkutan penumpang maupun barang.

"BB302 menjadi bagian penting dari sejarah dieselisasi di Sumatera Utara. Lokomotif ini pernah menjadi tulang punggung perjalanan kereta api penumpang maupun barang, sekaligus menjadi identitas sarana perkeretaapian di wilayah ini," ujar Anwar di Medan, Sabtu.

Anwar menjelaskan, lokomotif BB302 didatangkan oleh Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) pada 1970. Kedatangannya berlangsung sekitar lima tahun setelah hadirnya lokomotif diesel pertama di Sumatera Utara pada 1965.

Pengadaan BB302 saat itu ditujukan untuk memperkuat layanan angkutan, khususnya komoditas hasil perkebunan yang menjadi salah satu aktivitas penting dalam perekonomian Sumatera Utara.

Menariknya, dari enam unit BB302 yang diproduksi Henschel untuk Indonesia, seluruhnya dialokasikan secara khusus untuk bertugas di wilayah Sumatera Utara.

Hal tersebut membuat BB302 memiliki karakteristik yang sangat lekat dengan sejarah perjalanan kereta api di wilayah ini.

Dalam perjalanan operasionalnya, BB302 melayani angkutan penumpang dan barang selama sekitar 25 tahun. Setelah itu, seluruh unit menjalani program modernisasi pada periode 1998–2000.

Program peremajaan tersebut dilakukan dengan mengganti mesin asli Maybach Mercedes-Benz dengan mesin seri MTU (Motoren- und Turbinen-Union).

Pergantian mesin dilakukan untuk meningkatkan performa sekaligus memperpanjang masa operasional lokomotif yang telah puluhan tahun berdinas.

Hasil modernisasi tersebut meningkatkan daya keluaran lokomotif dari semula 900 Horse Power (HP) menjadi 1.200 HP, sementara kecepatan maksimum mencapai 80 kilometer per jam.

Setelah melewati perjalanan panjang selama puluhan tahun, kini hanya tersisa satu unit BB302 yang masih aktif beroperasi di wilayah kerja KAI Divre I Sumatera Utara, yakni BB3027001.

Lokomotif tersebut saat ini tidak lagi digunakan untuk menarik rangkaian kereta api penumpang reguler, melainkan difungsikan untuk mendukung dinas langsir di area stasiun.

Meski fungsi operasionalnya telah berubah, keberadaan BB3027001 tetap memiliki nilai penting. Lokomotif tersebut menjadi salah satu sarana yang merepresentasikan perjalanan panjang perkembangan teknologi perkeretaapian di Sumatera Utara.

Keunikan lainnya terlihat dari tampilannya. BB3027001 masih menggunakan livery vintage berwarna kuning-hijau yang identik dengan era Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).

Tampilan tersebut semakin memperkuat karakter historis lokomotif yang telah menjadi bagian dari perjalanan perkeretaapian Sumatera Utara selama lebih dari lima dekade.

Anwar menegaskan, KAI Divre I Sumatera Utara terus memelihara dan menjaga keberadaan lokomotif langka tersebut. Selain tetap memberikan manfaat dalam kegiatan operasional, BB302 juga menjadi bagian dari upaya perusahaan merawat memori kolektif dan warisan sejarah perkeretaapian nasional.

"Hadirnya BB302 yang kini bertugas untuk dinas langsir menjadi pengingat perjalanan panjang modernisasi perkeretaapian di Sumatera Utara. KAI berkomitmen menjaga dan merawat sarana bersejarah ini sebagai bagian dari pelestarian warisan perkeretaapian Indonesia yang tetap memberikan nilai tambah bagi operasional hingga saat ini," kata Anwar.

Keberadaan BB3027001 sekaligus menunjukkan bahwa sarana berusia puluhan tahun tidak semata-mata menjadi peninggalan masa lalu. Dengan perawatan dan pemanfaatan yang tepat, lokomotif tersebut masih dapat menjalankan fungsi operasional sekaligus menjadi pengingat sejarah perkembangan kereta api di Sumatera Utara.

Bagi dunia perkeretaapian Sumatera Utara, BB302 bukan sekadar lokomotif diesel. Ia merupakan bagian dari perjalanan sejarah dieselisasi, perkembangan angkutan penumpang dan barang, hingga transformasi teknologi perkeretaapian yang berlangsung selama lebih dari setengah abad.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)
.

Komentar

Loading...