KAI Luruskan Video Viral, KA Putri Deli Bukan Tergelincir tapi Berhenti Periksa Rangkaian
KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai berada di Stasiun Medan, Sumatera Utara. KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan KA Putri Deli tidak mengalami tergelincir, melainkan sempat berhenti selama empat menit untuk pemeriksaan rangkaian setelah terjadi insiden dengan seorang pejalan kaki di jalur kereta api.
GIMIC.ID, MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait video sebuah kereta api yang disebut mengalami tergelincir dan berhenti di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan.
KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan, kereta api dalam video tersebut adalah KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai yang tidak mengalami tergelincir. Kereta sempat berhenti selama beberapa menit untuk melakukan pemeriksaan rangkaian setelah terlibat insiden dengan seorang pejalan kaki di jalur kereta api.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo mengatakan, informasi tersebut perlu diluruskan agar masyarakat tidak menerima informasi yang keliru terkait kondisi perjalanan KA Putri Deli.
“Bahwa kereta api yang berhenti tersebut adalah KA Putri Deli, yang berangkat dari Stasiun Medan pukul 19.05 WIB dengan tujuan Stasiun Tanjungbalai. Kereta api tersebut berhenti setelah terlibat insiden dengan pejalan kaki yang berada di tengah jalur kereta api,” kata Anwar.
Anwar menjelaskan, sesaat setelah berangkat dari Stasiun Medan, masinis KA Putri Deli melaporkan adanya insiden dengan seorang pejalan kaki di kilometer 01+3/4 petak jalan Stasiun Medan–Stasiun Bandar Kalipah sekitar pukul 19.09 WIB.
Setelah kejadian tersebut, masinis segera menghentikan perjalanan kereta api untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lokomotif dan seluruh rangkaian. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kereta dalam keadaan aman sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.
“Setelah lokomotif dan rangkaian dipastikan aman, pukul 19.13 WIB kereta api kembali berangkat dari lokasi kejadian. Jadi berhentinya kereta api seperti yang terlihat di video hanya empat menit, yaitu masinis sedang melakukan pemeriksaan rangkaiannya, bukan karena tergelincir,” tegas Anwar.
Dengan demikian, KAI memastikan narasi yang menyebut KA Putri Deli mengalami tergelincir tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan.
Berdasarkan laporan masinis, pejalan kaki tersebut berada di tengah rel dengan posisi membelakangi arah perjalanan kereta api.
Masinis telah berulang kali membunyikan suling lokomotif dan berupaya melakukan pengereman setelah melihat keberadaan pejalan kaki tersebut. Namun, karena jarak yang sudah terlalu dekat, insiden tidak dapat dihindarkan.
KAI kembali mengingatkan masyarakat mengenai bahaya berada di jalur kereta api. Masyarakat diminta tidak menggunakan jalur rel sebagai tempat berjalan, beraktivitas, maupun melakukan kegiatan lainnya yang dapat membahayakan keselamatan.
Larangan beraktivitas di jalur kereta api juga telah diatur dalam Pasal 181 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang pada pokoknya melarang masyarakat berada atau melakukan kegiatan di ruang manfaat jalur kereta api yang dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.
Anwar menegaskan, keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat merupakan prioritas utama. Karena itu, KAI mengajak masyarakat untuk disiplin mematuhi ketentuan keselamatan di sekitar jalur kereta api.
“KAI mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan dengan tidak berada, melintas, maupun beraktivitas di jalur kereta api. Keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat adalah hal yang paling utama, mari kita jaga bersama dengan disiplin untuk tidak beraktivitas di sepanjang lintasan rel,” tutup Anwar.
KAI juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung menyimpulkan suatu kejadian hanya berdasarkan narasi dalam video yang beredar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).

Komentar