Stasiun Lidah Tanah, Simpul Mobilitas Warga dan Penggerak Ekonomi Lokal di Serdang Bedagai
Tampak depan Stasiun Lidah Tanah di Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Stasiun bersejarah yang dibangun sejak 1902 ini terus dimanfaatkan sebagai salah satu simpul transportasi masyarakat di wilayah tersebut.
GIMIC.ID, SERDANG BEDAGAI — Stasiun Lidah Tanah yang berada di Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, terus memperkuat perannya sebagai simpul mobilitas masyarakat sekaligus penggerak roda perekonomian lokal.
Stasiun yang telah berdiri sejak 1902 tersebut menjadi bukti bahwa infrastruktur perkeretaapian bersejarah dapat terus beradaptasi dengan kebutuhan transportasi modern, tanpa menghilangkan nilai sejarah yang melekat pada bangunannya.
Manager Hubungan Masyarakat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan Stasiun Lidah Tanah tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga berperan penting dalam menghubungkan masyarakat dengan berbagai aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.
“Stasiun Lidah Tanah adalah contoh bagaimana infrastruktur berusia lebih dari satu abad tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi dapat kembali menjalankan fungsi sosialnya sebagai penghubung masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal,” ujar Anwar.
Menurutnya, kemudahan akses transportasi kereta api memberikan manfaat bagi masyarakat Perbaungan dan wilayah sekitarnya. Warga dapat memanfaatkan layanan kereta api untuk mendukung aktivitas bekerja, berdagang, menempuh pendidikan, maupun berbagai keperluan lainnya.
“Aksesibilitas yang makin mudah mendorong mobilitas warga Perbaungan dan sekitarnya, baik untuk keperluan bekerja, berdagang, maupun pendidikan. KAI Divre I Sumatera Utara terus berupaya menjaga keandalan pelayanan agar masyarakat dapat bertransportasi dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” katanya.
Peningkatan peran Stasiun Lidah Tanah sebagai fasilitas transportasi publik tercermin dari pertumbuhan jumlah pelanggan yang dilayani.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Stasiun Lidah Tanah tercatat melayani 6.047 pelanggan, atau rata-rata sekitar 756 pelanggan per bulan. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan rata-rata bulanan pada 2025 yang mencapai 630 pelanggan.
Pada 2025, total pelanggan yang dilayani Stasiun Lidah Tanah tercatat sebanyak 6.924 orang.
Pertumbuhan volume penumpang tersebut tidak terlepas dari kembali beroperasinya layanan naik dan turun penumpang di Stasiun Lidah Tanah sejak 1 Februari 2025, seiring dengan berlakunya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025.
Saat ini, stasiun tersebut melayani perjalanan KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai pulang-pergi (PP) dan KA Siantar Ekspres relasi Medan–Siantar PP.
Kehadiran kedua layanan kereta api tersebut memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat yang ingin bepergian dari dan menuju wilayah Perbaungan serta daerah di sekitarnya.
Secara historis, Stasiun Lidah Tanah dibangun pada masa kolonial sebagai stasiun yang melayani persilangan kereta api, bukan sebagai stasiun untuk aktivitas naik dan turun penumpang.
Seiring perkembangan kebutuhan transportasi masyarakat, KAI Divre I Sumatera Utara melakukan berbagai upaya revitalisasi dan penataan untuk mendukung fungsi pelayanan penumpang di stasiun tersebut.
Meski mengalami penyesuaian fungsi, karakter asli serta nilai sejarah bangunan Stasiun Lidah Tanah tetap dipertahankan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga warisan sejarah perkeretaapian sekaligus memastikan infrastruktur tersebut tetap bermanfaat bagi masyarakat.
Anwar menegaskan, KAI Divre I Sumatera Utara optimistis keberadaan Stasiun Lidah Tanah dapat terus mendukung pertumbuhan wilayah Serdang Bedagai, khususnya Kecamatan Perbaungan dan desa-desa di sekitarnya.
“Reaktivasi dan konektivitas yang terjaga di Stasiun Lidah Tanah merupakan bentuk komitmen KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang inklusif,” ungkap Anwar.
Ia berharap layanan kereta api di Stasiun Lidah Tanah dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap layanan kereta api ini dapat terus membuka aksesibilitas wilayah, menggeliatkan perekonomian desa, serta mempermudah mobilitas masyarakat Perbaungan dan sekitarnya,” pungkasnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).

Komentar