Amos Simanjuntak Minta Pemkab dan DPRD Tapteng Kedepankan Musyawarah di Tengah Situasi Kebencanaan

Ketua Bidang Media, Digital dan Komunikasi Publik DPP Partai Perindo Amos Simanjuntak menyampaikan pandangannya dalam sebuah kegiatan Partai Perindo. 

GIMIC.ID, JAKARTA — Ketua Bidang Media, Digital dan Komunikasi Publik DPP Partai Perindo, Amos Simanjuntak, meminta seluruh pihak di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, mengedepankan musyawarah dan mencari titik temu dalam menyikapi dinamika pemerintahan yang berkembang saat ini.

Menurut Amos, penyelesaian persoalan melalui dialog dan mekanisme konstitusional akan lebih konstruktif dibandingkan memperlebar perbedaan melalui wacana pemakzulan.

Politisi berusia 33 tahun yang merupakan lulusan SMP Negeri 2 Sibolga dan pernah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Sibolga tersebut menilai kondisi kebencanaan yang tengah dihadapi masyarakat harus menjadi pertimbangan bersama seluruh pemangku kepentingan.

Di tengah berbagai bencana, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi hingga erupsi gunung yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Amos menilai energi pemerintah daerah dan legislatif lebih dibutuhkan untuk memastikan keselamatan serta pemulihan kehidupan masyarakat.

“Menurut saya, dalam kondisi seperti sekarang, para anggota legislatif di kampung halaman saya perlu mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Kita semua tentu memahami bahwa ada dinamika dan persoalan yang perlu diselesaikan, tetapi jangan sampai perbedaan tersebut justru membuat perhatian kita bergeser dari kebutuhan masyarakat,” ujar Amos, Rabu (9/9/2026).

Amos menilai wacana pemakzulan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu di tengah situasi kebencanaan perlu disikapi secara bijak. Ia berharap berbagai bencana yang melanda wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah tidak dipolitisasi dan seluruh pihak tetap menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan politik.

“Saat ini saatnya hati dan empati yang bicara. Masyarakat sedang membutuhkan kehadiran pemerintah, bukan pertentangan yang semakin melebar,” katanya.

Menurut Amos, pemerintah daerah bersama DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat terdampak bencana mendapatkan perhatian.

Ia berharap perbedaan pandangan politik maupun persoalan pemerintahan yang berkembang dapat diselesaikan melalui ruang dialog sehingga tidak menghambat upaya penanganan bencana dan pemulihan masyarakat.

Di sisi lain, Amos mendorong Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu tetap memusatkan perhatian pada penanganan dampak bencana, termasuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, penanganan pascabencana tidak cukup hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan pembangunan kembali infrastruktur. Keberlangsungan usaha masyarakat juga harus menjadi perhatian, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pemerintah daerah perlu memastikan masyarakat bisa kembali menjalankan kehidupannya secara normal. Salah satunya dengan mempercepat pemulihan ekonomi dan memberdayakan UMKM,” ujar Amos.

Ia menilai ketika usaha masyarakat kembali berjalan, pendapatan mulai tumbuh dan aktivitas ekonomi kembali bergerak, hal tersebut menjadi bagian penting dari proses pemulihan pascabencana.

Karena itu, Amos mendorong pemerintah daerah menyusun langkah pemulihan yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mampu membantu masyarakat kembali mandiri secara ekonomi.

Amos menegaskan pentingnya penyelesaian setiap persoalan melalui mekanisme konstitusional dan dialog yang sehat. Ia berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat mengesampingkan perbedaan politik untuk sementara waktu dan memprioritaskan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, situasi kebencanaan membutuhkan kerja bersama seluruh pihak, baik pemerintah, legislatif, dunia usaha maupun masyarakat.

“Saya mendorong penyelesaian setiap persoalan melalui mekanisme konstitusional dan dialog yang sehat. Dalam situasi yang membutuhkan kerja bersama seperti sekarang, saya berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat mengesampingkan perbedaan politik untuk sementara dan bersama-sama memastikan masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah dapat melewati masa sulit,” tegasnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan dapat bersama-sama mendorong pemulihan aktivitas ekonomi serta membangun kembali kehidupan masyarakat setelah bencana.

Amos juga menyampaikan dukungan moral kepada Bupati Tapanuli Tengah dalam menghadapi situasi yang berkembang.

“Saya berdoa agar Bang Inton bisa menghadapi situasi ini dan roda ekonomi masyarakat Tapanuli Tengah bisa sepenuhnya berputar,” pungkas Amos.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)
.

Komentar

Loading...