Lagusta Farm Diresmikan, Rutan Labuhan Deli Dorong Kemandirian Warga Binaan

Jajaran petugas pemasyarakatan bersama tamu undangan berfoto di area Lagusta Farm dengan latar tanaman hidroponik. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan program pembinaan kemandirian dan Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) bagi warga binaan.

GIMIC.ID, MEDAN — Program pembinaan kemandirian bagi warga binaan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan produktif yang memberikan bekal keterampilan dan pengalaman praktis. Salah satunya diwujudkan melalui peresmian Program Pembinaan Kemandirian dan Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lagusta Farm di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan, Senin (24/8/2026).

Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli, Ekza Rahnuzulian, turut menghadiri kegiatan peresmian tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari penguatan sinergi antar-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dalam menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan.

Melalui Lagusta Farm, lahan yang tersedia dimanfaatkan sebagai sarana produktif bagi warga binaan. Program tersebut memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman, keterampilan, sekaligus pembelajaran praktis yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Program SAE Lagusta Farm tidak hanya diarahkan untuk menjadi wadah kegiatan produktif. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan agar memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, serta kemandirian.

Keterampilan yang diperoleh selama mengikuti program pembinaan diharapkan dapat menjadi modal positif bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Kehadiran Rutan Kelas I Labuhan Deli dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan komitmen untuk memperkuat kolaborasi antar-UPT Pemasyarakatan dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

Ekza Rahnuzulian menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam mewujudkan tujuan pemasyarakatan. Warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan mempersiapkan diri agar mampu menjadi pribadi yang lebih mandiri.

Pendekatan pembinaan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Dengan memperoleh keterampilan dan pengalaman selama berada di lingkungan pemasyarakatan, warga binaan memiliki bekal yang dapat dikembangkan ketika kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

Melalui semangat Pemasyarakatan PASTI, Rutan Kelas I Labuhan Deli berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inovasi pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun masyarakat.

Program SAE Lagusta Farm menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan sarana pembinaan untuk mendorong produktivitas, membangun kemandirian, serta memperkuat kesiapan warga binaan menghadapi kehidupan setelah masa pembinaan.

Sinergi antar-UPT Pemasyarakatan diharapkan terus berkembang sehingga berbagai program pembinaan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap proses reintegrasi sosial warga binaan.

Dengan demikian, pembinaan kemandirian tidak hanya menjadi kegiatan selama warga binaan berada di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan mereka agar mampu kembali berkontribusi secara positif di tengah keluarga dan masyarakat.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Komentar

Loading...