Rakernas APEKSI 2026 Jadi Ajang Berbagi Inovasi, BPKK Banda Aceh Pelajari QRESTO di Bapenda Kota Medan
Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian (tengah) didampingi jajaran Bapenda Kota Medan menerima kunjungan studi tiru rombongan BPKK Banda Aceh di Kantor Bapenda Kota Medan, di sela pelaksanaan Rakernas XVIII APEKSI 2026.
GIMIC.ID, MEDAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 tidak hanya menjadi forum penyusunan rekomendasi strategis bagi pemerintah pusat, tetapi juga menjadi momentum berbagi inovasi antarpemerintah daerah.
Salah satu agenda yang berlangsung di sela-sela Rakernas APEKSI 2026 adalah kunjungan studi tiru Badan Pengelolaan Keuangan Kota (BPKK) Banda Aceh ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan untuk mempelajari implementasi aplikasi QRESTO (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization) sebagai inovasi digital dalam optimalisasi pemungutan pajak restoran.
Rakernas XVIII APEKSI digelar di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan mengusung tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat."
Rombongan BPKK Banda Aceh dipimpin langsung oleh Kepala BPKK Banda Aceh, Alriandi Adiwinata, didampingi jajaran BPKK Banda Aceh serta perwakilan Bank Aceh Syariah sebagai mitra pengembangan digitalisasi daerah.
Kedatangan rombongan disambut Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, bersama para kepala bidang, kepala subbidang, kepala UPT, Kasubbag Umum, Tim IT Bapenda Kota Medan, serta perwakilan Bank Sumut sebagai mitra implementasi Medan QRESTO.
Dalam sambutannya, Agha Novrian menjelaskan bahwa Bapenda Kota Medan saat ini terus mengintensifkan sosialisasi penerapan QRESTO kepada para wajib pajak restoran sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan perpajakan daerah.
Ia mengatakan, aplikasi QRESTO resmi diluncurkan pada akhir April 2026 oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara serta Direktur Utama Bank Sumut.
"QRESTO merupakan salah satu inovasi digital yang kami hadirkan untuk meningkatkan transparansi transaksi, memperkuat kepatuhan wajib pajak, sekaligus mengoptimalkan penerimaan pajak restoran yang menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ujar Agha.
Menurutnya, sebagai inovasi yang masih relatif baru, implementasi QRESTO tentu menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam proses adaptasi dan penerimaan para pelaku usaha.
Namun demikian, Bapenda Kota Medan optimistis penerapan sistem tersebut akan berjalan optimal melalui sosialisasi yang berkelanjutan, edukasi kepada wajib pajak, serta kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami yakin dengan dukungan semua pihak, QRESTO mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan PAD Kota Medan," katanya.
Sementara itu, Kepala BPKK Banda Aceh, Alriandi Adiwinata, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Medan.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Banda Aceh saat ini juga tengah mengembangkan berbagai inovasi digital di sektor pengelolaan keuangan daerah yang didukung oleh Bank Indonesia dan Bank Aceh Syariah.
"Kehadiran kami ke Kota Medan bertujuan memperoleh informasi dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi QRESTO. Inovasi ini menjadi referensi yang sangat baik bagi kami dalam mengembangkan sistem digital, khususnya sebagai tolok ukur penerapan pembayaran non-tunai pada sektor restoran yang diharapkan mampu mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah," ujar Alriandi.
Selama kunjungan tersebut, kedua instansi juga menggelar diskusi teknis mengenai strategi implementasi digitalisasi perpajakan, mekanisme kerja sama dengan sektor perbankan, pengembangan sistem pembayaran elektronik, hingga berbagai tantangan dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Melalui studi tiru ini, kedua daerah berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dalam pengembangan inovasi digital di bidang perpajakan daerah.
Bapenda Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan perpajakan berbasis teknologi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pajak daerah, serta mengoptimalkan penerimaan daerah demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar