Pelindo Sediakan Lahan 5.000 Meter Persegi untuk Pembangunan SMP Negeri di Belawan

Direktur Kelembagaan Pelindo Hendri Ginting bersama para pemangku kepentingan dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman dan peletakan batu pertama program Classrooms of Hope untuk mendukung pembangunan SMP negeri baru di Belawan, Kota Medan.

GIMIC.ID, MEDAN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendukung perluasan akses pendidikan bagi masyarakat di kawasan Belawan, Kota Medan, melalui penyediaan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk pembangunan sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pelindo dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi generasi muda yang tinggal di sekitar kawasan operasional pelabuhan.

Inisiatif tersebut sejalan dengan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, terutama dalam upaya memperkuat pembangunan SDM berkualitas untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Pembangunan sekolah ini dilaksanakan melalui kolaborasi strategis antara Pelindo, PT Belawan New Container Terminal (BNCT), DP World Foundation, dan Pemerintah Kota Medan.

Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) serta peletakan batu pertama program Classrooms of Hope.

Berdasarkan rencana yang disampaikan, pembangunan fisik sekolah dijadwalkan mulai pada 2027. Setelah pembangunan selesai, fasilitas pendidikan tersebut ditargetkan diserahkan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dikelola sebagai sekolah negeri yang siap beroperasi pada 2028.

Direktur Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting, mengatakan penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar pelabuhan.

“Pelindo memandang pendidikan sebagai salah satu aspek penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat di sekitar kawasan pelabuhan. Melalui kolaborasi ini, kami mendukung penyediaan lahan untuk fasilitas pendidikan yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat Belawan,” ujar Hendri.

Ia berharap pembangunan sekolah tersebut dapat menyediakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi anak-anak di Belawan sekaligus mendukung persiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Menurutnya, pertumbuhan kawasan pelabuhan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Karena itu, dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Dari sisi pengelolaan aset, Pelindo memastikan proses pemanfaatan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan memperhatikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), serta ketentuan peraturan yang berlaku.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyampaikan bahwa aspek transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.

“Dari sisi hukum dan kehumasan, Pelindo memastikan seluruh proses pemanfaatan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan ini berjalan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik serta ketentuan regulasi yang berlaku,” ujar Fadillah.

Ia menambahkan, Pelindo berkomitmen menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. Perusahaan juga berupaya memastikan informasi mengenai kontribusinya dalam mendukung pembangunan SDM tersampaikan kepada publik secara transparan dan akurat.

Penyediaan lahan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemanfaatan aset perusahaan, tetapi juga menghadirkan nilai sosial jangka panjang melalui peningkatan akses masyarakat terhadap fasilitas pendidikan.

Pembangunan SMP negeri baru di Belawan merupakan bagian dari program keberlanjutan Pelindo bertajuk “Tumbuh Bersama”. Program tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat melalui kajian Community Needs Assessment.

Pendekatan ini menjadi dasar dalam mengarahkan program sosial perusahaan agar selaras dengan kebutuhan warga di sekitar wilayah operasional, termasuk dalam hal akses terhadap pendidikan yang berkualitas.

Kehadiran sekolah baru diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda Belawan dan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih memadai.

Di sisi lain, Pelabuhan Belawan memiliki peran penting sebagai salah satu pusat perdagangan dan logistik. Seiring dengan perkembangan aktivitas kepelabuhanan, peningkatan kualitas SDM masyarakat sekitar menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian bersama.

Melalui kolaborasi dengan BNCT, DP World Foundation, dan Pemerintah Kota Medan, Pelindo berharap pembangunan fasilitas pendidikan ini dapat menjadi salah satu wujud sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pembangunan masyarakat.

Dengan rencana pembangunan yang dimulai pada 2027 dan target operasional pada 2028, proyek ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas SDM generasi muda di Belawan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar

Loading...