Kadis Perkimcikataru Medan John Lase Tegaskan Tuduhan Terkait Proyek Fisik Akan Dicatat dan Diklarifikasi

Rapat evaluasi triwulan II penyerapan anggaran Dinas Perkimcikataru Kota Medan bersama Komisi 4 DPRD Medan di ruang komisi gedung dewan, Senin (14/9/2026).

GIMIC.ID, MEDAN — Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan, John Lase, menanggapi tudingan yang disampaikan anggota Komisi 4 DPRD Medan, El Barino Shah, terkait dugaan praktik jual beli proyek fisik di lingkungan dinas yang dipimpinnya.

John Lase menyatakan, persoalan tersebut akan menjadi catatan dan diklarifikasi lebih lanjut. Hal itu disampaikannya saat mengikuti rapat evaluasi triwulan II penyerapan anggaran Dinas Perkimcikataru Kota Medan bersama Komisi 4 DPRD Medan di ruang komisi gedung dewan, Senin (14/9/2026).

“Tidak ada arahan terkait itu,” ujar John Lase saat menanggapi tudingan yang disampaikan dalam rapat tersebut.

Rapat evaluasi dipimpin Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, dan dihadiri sejumlah anggota komisi, di antaranya Jusuf Ginting, Renville P Napitupulu, El Barino Shah SH MH, Lailatul Badri, M Rizki Lubis, Zulham Effendi, serta Edwin Sugesti Nasution.

Dari pihak Dinas Perkimcikataru, turut hadir Kepala Dinas John Lase, Daniel Aritonang dan sejumlah staf.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi 4 DPRD Medan, El Barino Shah, meminta aparat penegak hukum (APH) mendalami dugaan praktik jual beli proyek fisik yang sedang berlangsung di lingkungan Dinas Perkimcikataru Kota Medan.

El Barino menilai, persoalan tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia juga meminta APH menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam proses pemenangan tender proyek maupun penunjukan langsung (PL) di lingkungan dinas tersebut.

“Biarlah APH yang membongkarnya. Praktik pelaksanaan proyek sudah sangat meresahkan. Pejabat di sana tidak menghargai APH,” ujar El Barino dalam rapat.

Ia juga mempertanyakan dugaan adanya pihak tertentu berinisial atau bernama Daniel yang disebut-sebut berperan dalam pembagian proyek dan menjual proyek dengan persentase tertentu.

“Karena nama Daniel sudah santer namanya, yang berhak bagi-bagi proyek. Kalau mau proyek harus melalui Daniel. Katanya Pak Kadis saja ampuni sama nama Daniel,” ungkap El Barino.

Namun, tudingan tersebut masih berupa pernyataan dalam rapat dan memerlukan klarifikasi serta pembuktian lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Sementara itu, Daniel Aritonang, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Bangunan Pemerintah (Kabid PKPBP) pada Dinas Perkimcikataru Kota Medan, turut memberikan tanggapan atas tudingan tersebut.

Daniel membantah anggapan bahwa dirinya merupakan pemilik proyek fisik sebagaimana yang dipersoalkan dalam rapat.

“Terkait kegiatan fisik disebut saya pemilik proyek tidak benar,” tegas Daniel.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bantahan terhadap tudingan yang mengaitkan dirinya dengan penguasaan atau pembagian proyek fisik di lingkungan Dinas Perkimcikataru.

Menanggapi dinamika rapat tersebut, John Lase menegaskan bahwa persoalan yang disampaikan anggota dewan akan menjadi bahan catatan dan diklarifikasi.

Sikap tersebut disampaikan John Lase ketika dimintai tanggapan mengenai tudingan dugaan jual beli proyek serta nama pejabat yang disebut dalam rapat evaluasi.

“Tidak ada arahan terkait itu,” paparnya.

Rapat evaluasi triwulan II tersebut menjadi forum bagi Komisi 4 DPRD Medan untuk mengevaluasi penyerapan anggaran dan pelaksanaan program Dinas Perkimcikataru Kota Medan, sekaligus menyoroti berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian dan penjelasan dari pihak dinas.

Hingga rapat berlangsung, tudingan dugaan jual beli proyek tersebut belum disertai bukti yang dipaparkan secara terbuka dalam forum. Karena itu, diperlukan klarifikasi lebih lanjut serta pemeriksaan oleh pihak berwenang apabila ditemukan indikasi pelanggaran hukum.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)
.

Komentar

Loading...