KAI Divre I Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman Pascagempa M6,4 di Simalungun
Dua lokomotif KAI terlihat berada di jalur Stasiun Medan, Sumatera Utara. KAI Divre I Sumut memastikan kondisi jalur dan prasarana perkeretaapian tetap aman setelah gempa M6,4 yang mengguncang wilayah Simalungun, Sabtu (15/8/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memastikan seluruh prasarana dan operasional perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap dalam kondisi aman setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Simalungun, Sabtu (15/8/2026).
Sebagai langkah antisipasi dan mengutamakan keselamatan perjalanan, KAI Divre I Sumut sempat memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) terhadap seluruh perjalanan kereta api. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberikan waktu kepada petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jalur dan berbagai prasarana perkeretaapian.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan penerapan BLB merupakan bagian dari prosedur keselamatan KAI setelah terjadi gempa.
“Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Setelah menerima informasi gempa, kami langsung berkoordinasi dengan unit terkait dan memberlakukan BLB terhadap seluruh perjalanan kereta api. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur dan prasarana aman sebelum operasional dilanjutkan,” ujar Anwar di Simalungun, Sabtu (15/8/2026).
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 17.54 WIB dengan kekuatan M6,4 dan kedalaman 163 kilometer.
Pusat gempa disebut berada sekitar 10 kilometer tenggara Simalungun, Sumatera Utara. Getaran gempa turut dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Kota Tebing Tinggi, Kabanjahe, Limapuluh, kawasan Simalungun Raya, Kota Pematangsiantar hingga Pangururan.
Merespons kondisi tersebut, KAI Divre I Sumut langsung mengerahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan terhadap prasarana perkeretaapian di wilayah kerjanya.
Pemeriksaan mencakup kondisi jalur rel, bangunan stasiun, serta berbagai prasarana pendukung operasional kereta api lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat kerusakan akibat gempa yang berpotensi mengganggu maupun membahayakan perjalanan kereta api.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh prasarana yang diperiksa berada dalam kondisi aman.
“Pada pukul 18.50 WIB, pemeriksaan prasarana di seluruh wilayah Sumatera Utara selesai dilakukan dan dinyatakan aman,” jelas Anwar.
Setelah seluruh pemeriksaan selesai dan kondisi prasarana dinyatakan aman, perjalanan kereta api kembali dijalankan secara bertahap.
KAI tetap menerapkan batas kecepatan sesuai dengan ketentuan keselamatan selama proses normalisasi perjalanan. Hal tersebut merupakan bagian dari langkah kehati-hatian untuk memastikan operasional kembali berjalan dengan aman setelah gempa.
Penerapan BLB dan proses pemeriksaan prasarana tersebut sempat berdampak terhadap jadwal perjalanan sejumlah kereta api. Keterlambatan perjalanan di wilayah Sumatera Utara tercatat mencapai hingga 52 menit.
KAI Divre I Sumut menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan yang terjadi sebagai dampak dari penerapan prosedur keselamatan tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan perjalanan ini. KAI akan terus memantau perkembangan situasi pascagempa serta memastikan seluruh prasarana di wilayah Divre I Sumatera Utara berada dalam kondisi siap dan aman untuk digunakan,” pungkas Anwar.
KAI Divre I Sumut juga mengimbau masyarakat dan pelanggan untuk tetap tenang serta mengikuti informasi resmi terkait perjalanan kereta api. Pengamanan dan pemeriksaan prasarana akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pelanggan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar