Orangtua Keluhkan Kasus Kehilangan Barang di Asrama Taruna PBD Medan, Yayasan Janji Perbaiki Keamanan
Keluhan dengan nada kecewa juga disampaikan akun @Aswindy Fachrizal, yang mengaku sebagai orangtua taruna PBD Medan.
Menurutnya, reputasi sekolah menjadi salah satu alasan orangtua mempercayakan pendidikan anak mereka kepada PBD Medan. Karena itu, ia berharap persoalan keamanan di asrama mendapat perhatian serius dari sekolah maupun yayasan.
“Sekolah ini reputasi sangat bagus. Makanya saya dan semua orangtua taruna menitipkan anak-anaknya. Kami sebagai orangtua punya harapan yang besar untuk masa depan yang terbaik untuk anak-anak kami,” tulisnya.
Ia mengaku sebelumnya telah menyampaikan sejumlah keluhan dan saran terkait kehilangan barang.
“Namun saya sebagai orangtua pernah menyampaikan beberapa keluhan dan saran terkait kehilangan barang. Ini bukan sekali terjadi? Dan ini tidak boleh toleransi attitude oknum yang mengambil bukan haknya dari anak saya,” lanjutnya.
Ia meminta pihak sekolah dan yayasan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap persoalan keamanan di asrama.
Hal senada disampaikan akun @herlinaginting369. Ia meminta pihak yayasan lebih serius memperhatikan persoalan kehilangan barang sekaligus memperkuat pembentukan karakter taruna.
“Mereka generasi masa depan, namun tanpa attitude yang baik apalah jadinya nanti. Terima kasih. Saya masih menunggu jawaban dan responsnya,” tulisnya.
Merespons berbagai keluhan tersebut, Yayasan Pendidikan Airindo Kacaribu SMA Pulau Berayan Darat (PBD) Medan menerbitkan surat pemberitahuan yang memuat delapan poin terkait persoalan keamanan dan kehilangan barang di asrama.
Dalam surat tersebut, pihak sekolah dan pengelola asrama menyampaikan permohonan maaf kepada orangtua sekaligus menjelaskan sejumlah langkah yang akan dilakukan.
Pertama, pihak sekolah dan asrama meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para taruna selama berada di lingkungan asrama.
Kedua, orangtua atau wali taruna diminta menyampaikan keluhan secara langsung kepada pihak sekolah melalui nomor WhatsApp yang tercantum dalam surat agar persoalan dapat segera ditindaklanjuti.
Ketiga, pihak sekolah meminta orangtua dan wali taruna tidak menyampaikan keluhan melalui media sosial. Sekolah mengajak seluruh pihak bersama-sama menjaga nama baik lembaga pendidikan tersebut.
Keempat, pihak asrama kembali mengingatkan taruna agar tidak menyimpan barang berharga, makanan, maupun uang di kamar. Jika membawa uang dalam jumlah besar atau barang berharga, taruna diminta menitipkannya kepada petugas asrama.
Kelima, pihak asrama menyatakan rutin menggelar apel malam yang diisi dengan nasihat, bimbingan, pembentukan karakter, serta penegakan kedisiplinan. Sanksi juga disebut akan diberikan kepada taruna yang terbukti melanggar aturan asrama.

Komentar