Iskandar ST: Ricky Antony Tak Perlu Belajar Lagi, Kritik terhadap Bobby Sesuai Fungsi DPRD
Ilustrasi: Polemik hubungan antara eksekutif dan legislatif di Sumatera Utara menjadi sorotan publik setelah saling tanggapan antara Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Antony, dan Ketua DPW Partai NasDem Sumut Iskandar ST terkait dinamika rapat paripurna DPRD Sumut. Foto: Ilustrasi.
GIMIC.ID, MEDAN – Polemik antara Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dengan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Ricky Antoni terus menjadi perhatian publik. Menanggapi dinamika tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, menegaskan bahwa kritik yang disampaikan Ricky Antoni merupakan sikap resmi partai dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah.
Menurut Iskandar, Ricky Antoni tidak perlu lagi "belajar" sebagaimana pernyataan yang sebelumnya disampaikan Bobby Nasution. Ia menilai kritik yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumut tersebut telah sesuai dengan fungsi dan kewenangan lembaga legislatif.
"Ricky Antoni tidak perlu belajar lagi. Apa yang disampaikan itu sudah benar," tegas Iskandar, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, substansi persoalan bukan terletak pada kritik yang disampaikan Ricky Antoni, melainkan pada keputusan Gubernur Sumatera Utara meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumut.
Menurut Iskandar, rapat paripurna merupakan forum tertinggi di lingkungan DPRD yang harus dihormati oleh seluruh unsur penyelenggara pemerintahan, termasuk pihak eksekutif.
"Forum paripurna adalah agenda tertinggi DPRD. Karena itu, setiap unsur pemerintahan harus menghormati forum tersebut sebagai bagian dari mekanisme demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik," ujarnya.
Iskandar menambahkan, yang seharusnya menjadi perhatian publik adalah penjelasan mengenai alasan meninggalkan rapat paripurna, bukan justru memperdebatkan kritik yang disampaikan oleh legislatif.
"Yang seharusnya dijelaskan kepada publik adalah alasan meninggalkan rapat, bukan membalas kritik dengan komentar yang dinilai tidak menyentuh substansi persoalan," katanya.
Sebagai partai politik yang memiliki kader di DPRD Sumatera Utara, Iskandar menegaskan bahwa sikap Ricky Antoni mencerminkan komitmen Partai NasDem dalam menjaga marwah lembaga legislatif yang memiliki kedudukan sejajar dengan eksekutif sesuai prinsip penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menilai fungsi pengawasan DPRD harus tetap dijalankan secara objektif demi memastikan jalannya pemerintahan tetap berada pada koridor yang benar.
Lebih lanjut, Iskandar berharap polemik yang berkembang tidak berkepanjangan dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak agar hubungan antara pemerintah provinsi dan DPRD tetap harmonis serta saling menghormati.
"NasDem berharap polemik ini menjadi evaluasi agar hubungan eksekutif dan legislatif tetap dibangun atas dasar saling menghormati, sehingga kehormatan lembaga DPRD tetap terjaga demi kepentingan masyarakat Sumatera Utara," tutupnya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengedepankan komunikasi yang konstruktif dalam menyelesaikan perbedaan pandangan, sehingga fokus pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).