Wali Kota Tanjungbalai Lepas 138 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim (tengah) bersama Kepala BPS Kota Tanjungbalai Nizaruddin dan unsur Forkopimda menunjukkan komitmen bersama mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 usai Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi di Lapangan Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (17/6/2026). (Foto: Diskominfo Tanjungbalai)

GIMIC.ID, TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, secara resmi melepas ratusan petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Rabu (17/6/2026).

Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda pengenal petugas sensus oleh Wali Kota sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Badan Pusat Statistik (BPS), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para petugas sensus yang akan bertugas di lapangan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar agenda rutin, melainkan program strategis nasional yang memiliki peran penting dalam menyediakan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

"Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan potensi perekonomian Indonesia. Bagi Kota Tanjungbalai, kegiatan ini sangat penting karena akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Menurut Mahyaruddin, melalui Sensus Ekonomi 2026 pemerintah akan memperoleh data yang lebih lengkap mengenai jumlah, persebaran, serta karakteristik pelaku usaha di Kota Tanjungbalai, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga usaha berskala besar.

Data tersebut nantinya akan menjadi fondasi utama dalam merancang berbagai program pembangunan ekonomi daerah, termasuk pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga pengembangan sektor unggulan yang menjadi kekuatan ekonomi Tanjungbalai.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, perekonomian Kota Tanjungbalai tumbuh sebesar 4,76 persen. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 3,81 persen dan angka kemiskinan turun menjadi 10,67 persen.

"Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Namun tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar sehingga dibutuhkan data yang semakin berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat," katanya.

Mahyaruddin juga menegaskan bahwa Kota Tanjungbalai memiliki potensi ekonomi yang besar, didukung oleh posisi geografis yang strategis, perkembangan sektor perdagangan, aktivitas perikanan yang menjadi andalan daerah, serta tingginya semangat kewirausahaan masyarakat.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas.

"Data yang diberikan hari ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan, program pembangunan, dan pelayanan publik yang lebih baik di masa mendatang. Karena itu, kami berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang akurat," ujarnya.

Wali Kota juga mengajak seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Ia berpesan kepada seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.

"Saya percaya petugas Sensus Ekonomi 2026 merupakan insan-insan terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan. Tunjukkan bahwa kepercayaan yang diberikan negara dapat dijaga dengan kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Tanjungbalai, Nizaruddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung di seluruh wilayah Kota Tanjungbalai dengan melibatkan sebanyak 138 petugas lapangan.

Ia merinci, jumlah tersebut terdiri dari 19 orang Pemeriksa Lapangan (PML) dan 119 orang Pencacah Lapangan yang akan melakukan pendataan secara door to door kepada para pelaku usaha.

"Sebanyak 138 petugas telah kami siapkan untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai. Kami berharap seluruh pelaku usaha dapat menerima petugas dan memberikan informasi yang benar serta lengkap agar menghasilkan data yang berkualitas," kata Nizaruddin.

Menurutnya, pelaksanaan sensus berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sementara untuk usaha berskala besar dilakukan melalui metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) dan mekanisme pendataan lainnya yang telah ditetapkan BPS.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pelepasan burung merpati dan balon sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Tanjungbalai. Selain itu, Wali Kota bersama Forkopimda turut menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan sensus.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, Danlanal Tanjungbalai Asahan Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai Erita Harefa, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kepala BPS Kota Tanjungbalai Nizaruddin, Kepala Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Revin Tua Manullang, serta para kepala OPD dan unsur Forkopimda lainnya.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kota Tanjungbalai berharap tersedianya data ekonomi yang akurat dan berkualitas guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih efektif serta mewujudkan visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-DS) 

Komentar

Loading...