AKTA Desak Kapolda Evaluasi Polres Deli Serdang Usai Penembakan Rumah Dinas Wakil Bupati
Koordinator Aliansi Aktivis Kota (AKTA), Arigusti, mendesak Kapolda Sumatera Utara melakukan evaluasi terhadap jajaran Polres Deli Serdang pascainsiden penembakan di rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang yang dinilai mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
GIMIC.ID, MEDAN - Aliansi Aktivis Kota (AKTA) menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penembakan yang terjadi di rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang. Peristiwa tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan menjadi tamparan serius terhadap sistem keamanan di Kabupaten Deli Serdang.
AKTA menilai, aksi penembakan yang menyasar rumah dinas pejabat daerah tidak dapat dipandang sebagai peristiwa biasa. Kejadian ini disebut menunjukkan adanya ancaman nyata terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat yang harus segera diungkap secara transparan dan profesional oleh aparat penegak hukum.
Koordinator AKTA, Arigusti, menyatakan bahwa Kapolda Sumatera Utara perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran Polres Deli Serdang. Menurutnya, apabila ditemukan adanya kelalaian, lemahnya deteksi dini, atau kegagalan dalam menjaga situasi kamtibmas, maka Kapolres Deli Serdang layak dicopot sebagai bentuk pertanggungjawaban institusional.
“Rumah dinas Wakil Bupati merupakan objek yang memiliki nilai strategis dan seharusnya mendapatkan perhatian serius dari aparat keamanan. Jika peristiwa seperti ini bisa terjadi, publik berhak mempertanyakan efektivitas pengamanan dan kemampuan deteksi gangguan keamanan di wilayah Deli Serdang,” tegas Arigusti, Senin (16/6/2026).
AKTA juga mendesak aparat kepolisian agar segera mengungkap pelaku, motif, serta pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut secara terbuka kepada masyarakat. Transparansi dalam penanganan perkara dinilai sangat penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Selain itu, Arigusti meminta Kapolda Sumatera Utara membentuk tim khusus untuk memastikan proses penyelidikan berjalan objektif, profesional, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
Mantan Presiden Mahasiswa tersebut menegaskan bahwa keamanan masyarakat tidak boleh kalah oleh aksi-aksi kriminal yang mengancam pejabat negara maupun warga biasa. Menurutnya, negara harus hadir melalui penegakan hukum yang cepat, tegas, dan berkeadilan.
“Jangan sampai peristiwa ini menjadi preseden buruk yang menunjukkan lemahnya kewibawaan negara di hadapan pelaku kejahatan. Publik menunggu tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan,” tutup Arigusti.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar