Huawei Jajaki BNCT sebagai Main Port Distribusi Peralatan Telekomunikasi di Sumatra
Tim Huawei Tech Investment bersama manajemen PT Belawan New Container Terminal (BNCT) melakukan survei operasional di area terminal peti kemas Belawan, Maret 2026. Kunjungan ini merupakan bagian dari penjajakan dukungan logistik untuk proyek pengembangan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Sumatra.
GIMIC.ID, BELAWAN – PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan Huawei Tech Investment pada minggu pertama Maret 2026 dalam rangka penjajakan dukungan logistik untuk proyek pengembangan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Sumatra. Dalam rencana proyek yang saat ini masih berada pada tahap negosiasi, Pelabuhan Belawan diproyeksikan menjadi pelabuhan utama (main port) untuk distribusi peralatan telekomunikasi yang dikirim langsung dari China.
Proyek yang dijadwalkan berlangsung pada kuartal II hingga kuartal III tahun 2026 tersebut diperkirakan akan menghasilkan arus impor sekitar 30 kontainer 40 feet (40’GP) setiap pekan atau setara dengan 120 kontainer per bulan selama enam bulan masa pelaksanaan proyek.
Kunjungan Huawei ke BNCT dilakukan untuk meninjau kesiapan operasional terminal dalam mendukung kelancaran distribusi logistik proyek berskala besar tersebut. Dalam survei tersebut, tim Huawei melakukan penilaian menyeluruh terhadap kemampuan bongkar muat kapal, efisiensi pengelolaan lapangan penumpukan (yard management), hingga penerapan standar keselamatan kerja di area terminal.
Penilaian itu dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan rantai distribusi logistik berjalan lancar dan efisien untuk mendukung implementasi proyek telekomunikasi di berbagai wilayah Sumatra.
Pemilihan Belawan sebagai kandidat main port juga mencerminkan posisi strategis pelabuhan tersebut dalam mendukung konektivitas logistik di kawasan barat Indonesia. Selain itu, langkah tersebut menunjukkan kepercayaan terhadap kapabilitas operasional BNCT dalam menangani proyek internasional dengan volume distribusi yang besar.
Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, mengatakan kunjungan Huawei menjadi langkah awal yang penting dalam membuka peluang kerja sama strategis di sektor logistik dan telekomunikasi.
“Kami menyambut baik kunjungan Huawei Tech Investment sebagai bagian dari proses penjajakan kerja sama. Kepercayaan untuk mempertimbangkan Belawan sebagai main port merupakan indikasi positif atas kesiapan operasional BNCT dalam mendukung proyek berskala besar. Kami berkomitmen memastikan layanan yang andal, efisien, serta didukung standar keselamatan tinggi guna menjamin kelancaran distribusi logistik proyek ini di wilayah Sumatra,” ujar Rizki.
Menurutnya, BNCT akan terus memperkuat perannya sebagai gerbang logistik utama di wilayah barat Indonesia dengan menghadirkan layanan yang adaptif, terintegrasi, dan berstandar global.
Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas logistik nasional, khususnya dalam mendukung berbagai proyek strategis di sektor industri dan telekomunikasi yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta percepatan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar