Nilai Transaksi Kripto di Indonesia Tembus Rp446,7 Triliun hingga November 2025

“Kepala Eksekutif Pengawas Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, memaparkan perkembangan transaksi kripto dalam RDKB, 11 Desember 2025.”

GIMIC.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa nilai transaksi aset kripto di Indonesia terus menunjukkan aktivitas yang tinggi sepanjang 2025. Hingga November 2025, total nilai transaksi sudah mencapai Rp446,77 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan bahwa capaian tersebut menggambarkan tingginya minat masyarakat terhadap instrumen investasi digital.

Secara total, nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 (hingga November) telah tercatat senilai Rp446,77 triliun,” ujar Hasan dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) di Jakarta, Kamis (11/12/2025).

Meski secara tahunan masih besar, Hasan menyebut bahwa nilai transaksi bulanan (month-to-month) pada November 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan.

Terjadi penurunan transaksi sebesar 24,53 persen jika dibandingkan posisi Oktober 2025, yang tercatat di angka Rp49,29 triliun,” jelasnya.

Penurunan ini turut memengaruhi kapitalisasi aset kripto, yang turun sedikit dari Rp39,38 triliun pada Oktober menjadi Rp39,34 triliun pada November 2025.

Di tengah turunnya nilai transaksi, OJK mencatat adanya peningkatan jumlah konsumen atau investor kripto.

Jumlah pengguna terdaftar naik dari 18,61 juta investor pada Oktober 2025 menjadi 19,08 juta investor pada November 2025, yang menunjukkan perluasan basis pengguna di tengah fluktuasi pasar.

Hasan menegaskan bahwa OJK optimistis terhadap perkembangan industri aset kripto di Indonesia, baik dari sisi transaksi maupun jumlah investor.

Ke depan, kami tetap optimis bahwa total transaksi kripto akan tetap stabil dan terjaga, sekaligus mencerminkan kepercayaan investor untuk terus bertransaksi instrumen ini,” ujarnya.

Industri aset kripto, menurut Hasan, akan terus dipantau agar tumbuh lebih sehat, aman, dan berkelanjutan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Komentar

Loading...