Oleh: Indra Efendi Rangkuti

Kisah Perjalana Karir Luis Enrique, Pelatih PSG yang Ternyata Seorang Pembelot Real Madrid

6.Paris Saint Germain (PSG)
Pada tanggal 5 Juli 2023, Luis Enrique resmi menjadi manajer klub Prancis Paris Saint-Germain, menggantikan Christophe Galtier  dengan menandatangani kontrak dua tahun.
Luis Enrique sejak awal menyatakan bahwa obsesi bukanlah cara yang tepat untuk membangun sebuah tim juara. Ia menyatakan bahwa ambisi itu penting, tetapi jika sudah berubah menjadi obsesi, hasilnya cenderung kontraproduktif. Pernyataan ini terasa seperti kritik halus bagi PSG yang selama ini terlalu terobsesi dengan trofi Liga Champions.

Sejak kehadiran Nasser Al-Khelaifi sebagai pemilik baru PSG pada 2011 PSG memang menjelma menjadi tim super dengan limpahan finansial. Dalam artian PSG menjadi impian bagi para pemain bintang yang ingin mendapat penghasilan dalam jumlah besar. Namun sayang limpahan dana dan kehadiran bintang – bintang besar hanya mampu membuat PSG berjaya di Prancis dan gagal berjaya di Liga Champions.

Sejak kegagalan menyakitkan di final Liga Champions tahun 2020, PSG terus-menerus mengganti pelatih dan merekrut pemain-pemain bintang. Namun, kehadiran nama-nama besar seperti Messi, Neymar, hingga Ramos justru gagal memberikan keseimbangan yang diharapkan. Klub seolah terjebak dalam ilusi bahwa popularitas dan limpahan finansial semata dapat menggantikan proses pembangunan tim yang sebenarnya.

Luis Enrique menghapuskan ilusi itu sejak hari pertama. Ia melepas sejumlah pemain bintang dan merekrut 13 pemain muda, sebagian besar berusia di bawah 26 tahun. Filosofinya sederhana: membeli pemain muda, berkualitas, dan jika memungkinkan, yang memiliki paspor Prancis.

Luis Enrique secara bertahap menginstal sistem pembinaan yang terstruktur dan efisien. Ia berani mengubah pendekatan taktik, dari marka man-to-man menjadi skema hybrid seperti 3-2-4-1 yang terbukti sangat sukses di laga-laga besar.

Pergeseran ini membuat PSG menjadi tim yang sulit ditembus, bahkan oleh tim sekelas Manchester City.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kontribusi para pemain depan yang bersedia bekerja keras tanpa bola. Enrique menyebut bahwa salah satu kunci utamanya adalah perubahan mentalitas para penyerang yang rela bekerja demi tim. Tidak ada artinya bintang hebat dengan skill mumpuni jika tidak mampu bermain sebagai satu tim yang utuh.

Hasilnya tampak pada musim 2023/2024. Diawali dengan kesuksesan meraih Piala Super Prancis 2023 pada akhir musim Enrique sukses membawa PSG meraih Juara Ligue 1 dan Coupe De France.Kesuksesan ini membuktikan bahwa filosofi permainan Enrique mulai menuai hasil positif.

Diwarnai hengkangnya Kylian Mbappe ke Real Madrid pada akhir musim 2023/2024 Enrique terus membangun skuad asuhannya di musim 2024/2025. Bintang Prancis Ousmane Dembele, yang sebelumnya dikenal sebagai pemain sayap yang inkonsisten dalam bermain, muncul sebagai solusi tak terduga. Ia mencetak 33 gol musim ini, melampaui semua ekspektasi dan mengisi lubang besar yang ditinggalkan Mbappe.

Permainannya yang terintegrasi dengan pola permainan tim menjadi senjata baru PSG. Kombinasi Dembele dengan Achraf Hakimi di sisi kanan kini menjadi motor serangan yang sulit diprediksi. Bintang muda Desire Doue dan Senny Mayulu juga mulai merekah dan bersinar terang.

Diawali dengan sukses meraih Piala Super Prancis 2024, di akhir musim Enrique kembali sukses membawa PSG menjadi Juara Ligue 1 dan Coupe De France.

Dan akhirnya pada 1 Juni 2015 Luis Enrique sukses mengakhiri penantian PSG akan juara Liga Champions.Dengan gemilang skuad asuhannya sukses menaklukkan Inter Milan dengan skor telak 5-0.

Sebuah sukses yang membuktikan Luis Enrique sukses dengan revolusi permainan yang diterapkannya di PSG. Dan ini tentunya membuat Enrique kian optimis untuk kembali membawa PSG meraih kesuksesan di Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antar Klub FIFA seperti yang diraihnya bersama Barcelona pada tahun 2015 lalu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2) 

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...