YRDI Salurkan Bantuan kepada 53 Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Tengah
Yayasan Roemah Dakwah Indonesia (YRDI) menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan makanan kepada 53 penerima manfaat terdampak bencana di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
GIMIC.ID, TAPANULI TENGAH – Yayasan Roemah Dakwah Indonesia (YRDI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai dan makanan kepada 53 penerima manfaat yang terdampak bencana di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian yayasan terhadap masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.
Penyaluran bantuan berlangsung pada 30 September hingga 3 Oktober 2026. Rombongan YRDI berangkat langsung dari Medan, dipimpin Ketua Yayasan, Prof. Dr. dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes., FISPH, FISCM., Sp.KKLP., Subsp. FOMC., bersama Ketua Pembina YRDI, Chairul Azhar, S.Si., M.Si., serta sejumlah pengurus yayasan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga sekaligus meringankan beban mereka selama menjalani proses pemulihan.
Selain menyalurkan bantuan, rombongan YRDI juga meninjau kondisi masyarakat di wilayah terdampak dan mendengarkan langsung keluhan warga. Dari kunjungan tersebut, diketahui sejumlah rumah dan bangunan sekolah masih mengalami kerusakan akibat bencana.
Warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya banjir kembali ketika hujan turun. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat merasa belum sepenuhnya aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Situasi ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan bantuan darurat, tetapi juga mencakup pemulihan rumah, perbaikan fasilitas pendidikan, serta langkah-langkah untuk mengurangi risiko bencana berulang.
Karena itu, dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan berbagai pihak terkait dinilai penting agar proses pemulihan dapat berjalan lebih baik dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Ketua YRDI, Prof. Dr. dr. Arlinda Sari Wahyuni, menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan merupakan bagian dari pengabdian yayasan kepada masyarakat.
Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga menjadi dukungan moral agar masyarakat tetap kuat dan bersemangat menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Rangkaian kunjungan YRDI ke Tapanuli Tengah juga diisi dengan kegiatan Safari Dakwah melalui aktivitas keagamaan di masjid serta pemenuhan undangan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (STITM) Sibolga sebagai narasumber kuliah tamu.
Dalam kegiatan akademik tersebut, Prof. Dr. dr. Arlinda Sari Wahyuni menyampaikan materi bertajuk “Membangun Karakteristik Unggul Pemuda Pemudi Indonesia”.
Sementara itu, Ketua Pembina YRDI, Chairul Azhar, membawakan materi berjudul “Tantangan Dakwah dalam Pendidikan Islam”.
Kedua materi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai pentingnya membangun generasi muda yang berkarakter unggul, berintegritas, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Mahasiswa juga diajak memahami tantangan dakwah dalam dunia pendidikan dan pentingnya mengembangkan pendekatan yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
Ketua Pembina YRDI, Chairul Azhar, menekankan bahwa dakwah tidak hanya diwujudkan melalui ceramah atau penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial.
Melalui kunjungan langsung ke wilayah terdampak, YRDI berharap kondisi masyarakat Tapanuli Tengah mendapat perhatian berkelanjutan, terutama terkait perbaikan rumah dan fasilitas pendidikan yang rusak serta penanganan potensi banjir berulang.
Yayasan juga mendorong sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, institusi pendidikan, dan masyarakat luas untuk mendukung pemulihan yang terarah dan berkelanjutan.
Kolaborasi berbagai pihak dinilai penting agar bantuan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan darurat, tetapi turut mendukung pemulihan kehidupan masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui perpaduan kegiatan kemanusiaan, Safari Dakwah, dan kuliah tamu, YRDI berupaya memperluas manfaat pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
YRDI berharap warga terdampak bencana di Kecamatan Tukka dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan aman. Di sisi lain, kegiatan pendidikan dan dakwah tersebut diharapkan turut mendorong lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, berkarakter unggul, serta mampu mengambil peran positif dalam membangun umat dan bangsa.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).

Komentar