Jhon Ester Lase Dampingi Wali Kota Rico Waas Tinjau Pembangunan Puskesmas Rengas Pulau

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase (kiri) mendampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pembangunan Puskesmas Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (24/9/2026).

GIMIC.ID, MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menunjukkan komitmennya membenahi fasilitas dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan Medan bagian utara.

Komitmen tersebut terlihat saat Rico Waas turun langsung meninjau progres pembangunan Puskesmas Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kamis (24/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan fasilitas kesehatan berjalan sesuai target sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pembangunan Puskesmas Rengas Pulau menjadi bagian dari program Pemko Medan untuk membangun kembali tiga puskesmas serta merehabilitasi 28 fasilitas kesehatan. Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat 31 puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) yang masuk dalam program pembenahan pada 2026.

Puskesmas Rengas Pulau memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Medan Marelan. Tingginya jumlah penduduk dan kunjungan pasien membuat peningkatan kapasitas serta kualitas fasilitas menjadi kebutuhan.

Sebagai bagian dari pembenahan tersebut, Puskesmas Rengas Pulau dibangun menjadi gedung yang lebih representatif dengan dua lantai. Pembangunan ini diharapkan mampu menambah kapasitas ruangan sekaligus menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih nyaman bagi masyarakat maupun tenaga kesehatan.

“Secara keseluruhan ada tiga Puskesmas yang kita bangun. Selain itu, ada 28 Puskesmas yang direhabilitasi besar-besaran. Target kita, sebelum akhir tahun seluruhnya sebanyak 31 unit puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu) harus sudah rampung,” ujar Rico Waas saat peninjauan.

Rico menegaskan, pembangunan fisik tidak boleh berhenti pada perubahan tampilan gedung. Menurutnya, peningkatan fasilitas harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Wajah fasilitasnya sudah kita perbaiki, maka wajah pelayanannya juga harus jauh lebih baik. Para petugas medis harus semakin semangat dan humanis saat melayani. Saya tidak mau mendengar lagi ada keluhan masyarakat terkait pasien yang ditolak atau tidak dilayani dengan baik,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa puskesmas merupakan salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan Pemko Medan karena berhadapan langsung dengan masyarakat.

Rico juga meminta seluruh pihak yang terlibat memastikan pembangunan dikerjakan dengan memperhatikan kualitas dan ketahanan konstruksi. Fasilitas yang dibangun diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Pembangunan harus dilakukan dengan standar terbaik agar fasilitas kesehatan masyarakat ini memiliki ketahanan jangka panjang dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman bagi seluruh warga Medan Bagian Utara,” katanya.

Jhon Ester Lase: Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan, Jhon Ester Lase, mengatakan pembangunan sejumlah puskesmas terus dikebut agar dapat diselesaikan sesuai target.

Untuk pembangunan Puskesmas Tuntungan, yang juga menjadi salah satu dari tiga puskesmas yang dibangun total pada tahun ini, Jhon menjelaskan gedung dirancang dua lantai karena keterbatasan lahan. Puskesmas tersebut ditargetkan rampung pada pekan ketiga Desember 2026.

“Rencana kita bangun dua lantai karena lahannya terbatas, jadi kita tingkatkan agar kapasitas ruangan bertambah. Kita targetkan minggu ketiga Desember sudah selesai. Bagaimanapun kondisinya, walau cuaca hujan nanti, kita tetap totalitas agar akhir tahun bisa kita selesaikan demi pelayanan masyarakat,” ujar Jhon Ester Lase.

Ia juga menyebut pembangunan Puskesmas Tuntungan sempat mengalami keterlambatan karena proses tender ulang. Namun, pekerjaan saat ini terus dikejar agar dapat selesai sesuai jadwal.

“Harus selesai di akhir tahun ini. Kita berharap supaya masyarakat bisa lebih cepat mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Jhon, sebagaimana dikutip dalam laporan mengenai pembangunan Puskesmas Tuntungan.

Sementara itu, tiga puskesmas yang dibangun total dari awal pada 2026 adalah Puskesmas Rengas Pulau di Medan Marelan, Puskesmas Glugur Darat di Medan Timur, dan Puskesmas Tuntungan. Adapun 28 fasilitas kesehatan lainnya masuk dalam program rehabilitasi.

Selain Rengas Pulau, Pemko Medan juga membangun fasilitas kesehatan baru di kawasan Medan Marelan, yakni Puskesmas Labuhan Deli dan Puskesmas Tanah Enam Ratus.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan tingkat pertama yang lebih layak dan representatif.

Dalam peninjauan sejumlah puskesmas pada 24 September 2026, Rico kembali menekankan bahwa keberadaan gedung baru harus diikuti dengan pelayanan yang lebih baik. Pemko Medan menargetkan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan tersebut selesai pada Desember 2026.

“Yang kita inginkan adalah fasilitasnya baik dan pelayanannya juga baik. Keduanya harus berjalan bersama untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pelayanan kesehatan di Kota Medan semakin baik,” ujar Rico.

Turut mendampingi Wali Kota Medan dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan Jhon Ester Lase serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra.

Pembenahan fasilitas kesehatan ini diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih modern, tetapi juga memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat Kota Medan, khususnya warga di kawasan Medan bagian utara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)
.

Komentar

Loading...