Pertamina Dorong Generasi Muda Perkuat Ketahanan Energi dan Daya Saing Indonesia

Jajaran pimpinan dan perwakilan mahasiswa berfoto bersama dalam acara Pelantikan Mahasiswa Baru Universitas Pertamina Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium MyPertamina, Simprug, Jakarta, Senin (14/9/2026).

GIMIC.ID, JAKARTA — Generasi muda memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan daya saing Indonesia. Di tengah target pemerintah untuk mencapai swasembada energi dalam tiga tahun ke depan, mahasiswa didorong mempersiapkan kompetensi, pengalaman, serta kemampuan beradaptasi agar mampu berkontribusi dalam transformasi sektor energi nasional.

Hal tersebut disampaikan Komisaris PT Pertamina (Persero), Laode Sulaeman, saat memberikan pembekalan dalam acara Pelantikan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pertamina (UPER) di Auditorium MyPertamina, Simprug, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Laode menegaskan, ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pasokan energi, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan daya saing bangsa. Menurutnya, penguatan sektor energi membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menghadapi tantangan secara lintas disiplin.

“Ketahanan energi bukan hanya persoalan ketersediaan energi, tetapi juga berkaitan dengan daya saing bangsa. Indonesia saat ini berada di peringkat 48 dari 70 ekonomi dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026, sementara infrastruktur berada di peringkat 58 dan menjadi salah satu pilar terlemah,” kata Laode.

Laode menjelaskan, tantangan untuk mencapai swasembada energi tidak hanya terletak pada peningkatan pasokan, tetapi juga mencakup transisi energi, pengembangan energi terbarukan, digitalisasi, efisiensi, dan keberlanjutan.

Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan luas, kemampuan berkolaborasi, serta kesiapan menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan industri.

Mahasiswa Universitas Pertamina dinilai memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi dalam menjawab tantangan tersebut. Kontribusi itu dapat dikembangkan melalui berbagai bidang keilmuan, mulai dari teknik, teknologi informasi, hingga manajemen dan bisnis.

Apa yang dipelajari mahasiswa saat ini, lanjut Laode, dapat menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan energi Indonesia di masa mendatang. Karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan masa pendidikan untuk memperkuat kapasitas diri, memperluas pengalaman, dan membangun kemampuan yang relevan dengan perkembangan sektor energi.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini, menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga adaptif, kolaboratif, berintegritas, dan memiliki pola pikir keberlanjutan (sustainability mindset).

Menurut Emma, mahasiswa saat ini merupakan calon pemimpin, inovator, dan profesional yang nantinya turut menentukan arah perkembangan sektor energi Indonesia.

Sebagai bagian dari ekosistem Pertamina, mahasiswa UPER juga memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan praktis dan membangun jejaring melalui berbagai kegiatan akademik dan pengalaman industri.

Kesempatan tersebut mencakup kuliah lapangan, kunjungan industri, program magang, penelitian, hingga penyusunan tugas akhir yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor energi.

Sementara itu, Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, mengatakan tantangan yang akan dihadapi generasi muda tidak hanya berasal dari sektor energi.

Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), perubahan dunia kerja, perubahan iklim, serta persoalan lingkungan juga menjadi faktor yang akan membentuk masa depan mahasiswa.

“Pendidikan di Universitas Pertamina bukan hanya untuk memperoleh gelar, tetapi untuk mempersiapkan lulusan agar mampu menghadapi perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ichsan.

Ia menegaskan, pendidikan tinggi perlu membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk memahami perubahan, mengembangkan solusi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pelantikan mahasiswa baru Universitas Pertamina Tahun Akademik 2026/2027 mengusung tema “Navigate The Future: Empowering Sustainability Innovators.”

Tema tersebut mencerminkan dorongan UPER agar mahasiswa tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi mampu membaca arah perkembangan zaman, beradaptasi, dan menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada Tahun Akademik 2026/2027, Universitas Pertamina menerima lebih dari 1.700 mahasiswa baru dari total 6.025 pendaftar untuk program sarjana dan magister.

Para mahasiswa baru tersebut kemudian dilantik sebagai bagian dari rangkaian Pekan Orientasi dan Pengenalan Universitas Pertamina (POP-UP) 2026.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UPER berupaya membangun fondasi akademik dan karakter mahasiswa agar siap menghadapi tantangan masa depan, sekaligus mengambil peran dalam pengembangan inovasi dan keberlanjutan, khususnya di sektor energi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)
.

Komentar

Loading...