KAI Pastikan 20 Perjalanan Kereta Api di Sumut Tetap Aman Pascakerja Erupsi Gunung Sinabung

Sejumlah penumpang menikmati perjalanan menggunakan kereta api di wilayah operasional KAI Divre I Sumatera Utara. KAI memastikan seluruh perjalanan kereta api tetap aman dan normal pascaerupsi Gunung Sinabung, dengan pemantauan kondisi jalur rel dan koordinasi intensif untuk mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik.

GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Utara tetap berjalan aman dan normal pascaerupsi Gunung Sinabung yang mengalami peningkatan aktivitas sejak Senin (31/8/2026).

KAI Divre I Sumut langsung melakukan langkah antisipasi dengan memeriksa sejumlah prasarana jalur rel serta meningkatkan koordinasi dengan masinis dan petugas operasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lintasan tetap aman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan jarak pandang akibat sebaran abu vulkanik.

Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara cermat setelah Gunung Sinabung kembali mengalami erupsi.

“Pasca-terjadinya erupsi Gunung Sinabung pada Senin (31/8) lalu, KAI Divre I Sumatera Utara langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan ke sejumlah prasarana jalan rel. Selain itu, kami juga berkoordinasi intensif dengan para masinis yang mengoperasikan KA di lintas terkait guna mengantisipasi kemungkinan gangguan jarak pandang akibat sebaran abu vulkanik,” ujar Anwar.

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tercatat mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa hari terakhir.

Pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, Gunung Sinabung mengalami erupsi dengan menyemburkan kolom abu vulkanik hingga sekitar 3.500 meter di atas puncak atau mencapai 5.960 meter di atas permukaan laut.

Aktivitas vulkanik kembali berlanjut hingga Rabu (2/9/2026) mulai sekitar pukul 02.00 WIB. Kondisi tersebut ditandai dengan semburan abu secara menerus setinggi sekitar 1.000 meter serta terekamnya empat kali gempa vulkanik.

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Sinabung, status aktivitas Gunung Sinabung telah dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Sebaran abu vulkanik juga sempat berdampak terhadap aktivitas penerbangan di wilayah Sumatera Utara, termasuk memicu pembatalan sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu.

Namun, kondisi tersebut tidak berdampak terhadap jalur operasional kereta api yang dikelola KAI Divre I Sumut.

“Dampak sebaran abu vulkanik dipastikan tidak mengenai kawasan stasiun maupun jalur operasional kereta api yang dikelola oleh KAI Divre I Sumatera Utara. Jarak pandang masinis di seluruh lintas operasional juga dalam batas aman untuk mendukung keselamatan perjalanan,” jelas Anwar.

Anwar menyebutkan, KAI Divre I Sumut saat ini mengoperasikan 20 perjalanan kereta api penumpang setiap hari. Hingga Rabu (2/9/2026), seluruh perjalanan tersebut masih berlangsung secara normal dan aman.

KAI, kata Anwar, terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lintasan dan perkembangan aktivitas Gunung Sinabung. Koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi untuk memastikan keselamatan perjalanan.

“KAI Divre I Sumatera Utara senantiasa memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan seluruh pelanggan. Kami terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung secara berkelanjutan dan siap mengambil langkah proaktif agar operasional kereta api di Sumatera Utara tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman pasca-erupsi,” tegasnya.

KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat dan pelanggan kereta api untuk tetap tenang serta tidak khawatir dalam menggunakan layanan kereta api. Pemantauan terhadap kondisi jalur dan potensi sebaran abu vulkanik akan terus dilakukan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan yang dapat memengaruhi perjalanan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama, sekaligus memastikan mobilitas masyarakat melalui layanan kereta api di Sumatera Utara tetap berjalan dengan baik di tengah peningkatan aktivitas Gunung Sinabung.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Komentar

Loading...