21.493 Lansia Gunakan Tiket Reduksi KAI Divre I Sumut hingga Juli 2026
Sejumlah penumpang bersama anak-anak berjalan di peron stasiun menuju kereta api. KAI terus mendorong layanan transportasi yang aman, nyaman, ramah, dan inklusif bagi seluruh pelanggan, termasuk kelompok lansia dan keluarga.
GIMIC.ID, MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan transportasi publik yang ramah, aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia (lansia).
Komitmen tersebut tercermin dari tingginya pemanfaatan fasilitas tiket reduksi oleh pelanggan lansia. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 21.493 pelanggan lansia memanfaatkan fasilitas tarif khusus tersebut untuk perjalanan menggunakan kereta api di wilayah KAI Divre I Sumut.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pelanggan lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang berhak memperoleh kemudahan aksesibilitas serta pelayanan yang mengedepankan kenyamanan dan penghormatan selama melakukan perjalanan.
“Layanan tiket reduksi memberikan kemudahan bagi kelompok masyarakat yang berhak memperoleh fasilitas tersebut. Tingginya pemanfaatan oleh pelanggan lansia menunjukkan bahwa fasilitas ini hadir sebagai wujud nyata keterjangkauan dan inklusivitas moda transportasi kereta api bagi seluruh kalangan di wilayah Sumatera Utara,” ujar Anwar.
Anwar mengungkapkan, total pemanfaatan tiket reduksi di wilayah KAI Divre I Sumut selama periode Januari hingga Juli 2026 mencapai 40.837 pelanggan.
Dari jumlah tersebut, pelanggan lansia mencapai 21.493 orang atau sekitar 52,63 persen dari keseluruhan pengguna tiket reduksi. Angka tersebut menunjukkan bahwa kelompok lansia menjadi pengguna terbesar fasilitas tarif khusus yang disediakan KAI di wilayah Sumatera Utara.
Jika dilihat berdasarkan tren bulanan, penggunaan tiket reduksi oleh pelanggan lansia tercatat paling rendah pada Maret 2026, yakni sebanyak 2.412 pelanggan. Periode tersebut bertepatan dengan momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sementara itu, penggunaan tertinggi terjadi pada Juli 2026, dengan jumlah mencapai 3.542 pelanggan lansia.
“Pada bulan Juli yang bertepatan dengan libur sekolah dan aktivitas pendidikan, banyak kakek maupun nenek yang memanfaatkannya untuk menghabiskan waktu bersama anak dan cucu melalui perjalanan kereta api, baik untuk bersilaturahmi berkunjung ke rumah kerabat maupun berlibur,” jelas Anwar.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kesetaraan akses layanan transportasi, KAI memberikan potongan tarif atau reduksi sebesar 20 persen bagi pelanggan berusia 60 tahun atau lebih.
Fasilitas tersebut berlaku untuk perjalanan kereta api jarak jauh dengan kelas ekonomi, bisnis, maupun eksekutif.
“Di wilayah Sumatera Utara, kemudahan ini dapat digunakan pada perjalanan KA Putri Deli serta KA Sribilah Utama dan Fakultatif,” imbuh Anwar.
Untuk mendapatkan fasilitas tersebut, pelanggan lansia terlebih dahulu harus melakukan registrasi data diri paling lambat H-2 sebelum jadwal keberangkatan.
Registrasi dapat dilakukan secara langsung melalui petugas Customer Service di stasiun dengan menunjukkan identitas diri asli yang masih berlaku. Pendaftaran juga dapat diwakilkan oleh anggota keluarga dengan membawa identitas asli serta pasfoto atau foto diri calon penumpang lansia yang akan didaftarkan.
KAI menyebut proses registrasi cukup dilakukan satu kali selama status reduksi masih aktif. Setelah data pelanggan terintegrasi ke dalam sistem, pemesanan tiket untuk perjalanan berikutnya dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun.
Bagi pelanggan yang melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, penggunaan fasilitas reduksi dilakukan dengan memilih tipe penumpang “Reduksi”.
Selanjutnya, pelanggan mengisi nomor reduksi dan memilih opsi “Cek Reduksi”. Setelah itu, pelanggan perlu memastikan kesesuaian nama penumpang sebelum melanjutkan proses pembayaran.
Kemudahan tersebut diharapkan semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api sekaligus membuat proses perjalanan bagi pelanggan lansia menjadi lebih praktis.
Selain menyediakan fasilitas reduksi, KAI juga mengajak seluruh pelanggan untuk turut menciptakan budaya saling peduli dan membangun ruang perjalanan yang inklusif serta ramah terhadap lansia.
Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, seperti memberikan antrean prioritas, memberikan waktu yang cukup saat pelanggan lansia naik atau turun dari kereta, membantu ketika membutuhkan pertolongan, serta berkomunikasi dengan santun.
“Kereta api hadir sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya aman dan tepat waktu, tetapi juga dapat diakses secara inklusif, merata, dan nyaman oleh semua rentang usia. KAI Divre I Sumut akan terus menjaga kualitas pelayanan agar fasilitas publik ini terus memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tutup Anwar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar