Pelindo Multi Terminal Perkuat Kinerja Operasional, Arus Barang Tumbuh 10,85 Persen
Pelindo Multi Terminal mencatat pertumbuhan positif arus barang pada Semester I 2026 sebesar 10,85 persen, seiring penguatan operasional dan layanan terminal nonpetikemas.
GIMIC.ID, MEDAN – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan dan operasional terminal nonpetikemas, mencatatkan kinerja positif sepanjang Semester I 2026.
Pertumbuhan tersebut tercermin dari meningkatnya aktivitas bongkar muat barang yang dikelola Pelindo Multi Terminal Group. Capaian ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat fundamental bisnis sekaligus mendukung kelancaran rantai logistik dan aktivitas perdagangan nasional.
SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, mengatakan pertumbuhan kinerja operasional pada Semester I 2026 merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas operasional terminal.
“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal nonpetikemas yang semakin andal dan berdaya saing,” ujar Finan.
Dari sisi operasional, Pelindo Multi Terminal Group mencatatkan total arus barang sebesar 59,59 juta ton/m³ sepanjang Semester I 2026. Angka tersebut disebut tumbuh 10,85 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan pada sejumlah segmen komoditas utama yang dikelola perusahaan.
Segmen General & Bag Cargo tercatat sebesar 14,56 juta ton/m³, meningkat dibandingkan realisasi pada periode yang sama 2025 sebesar 13,72 juta ton/m³ atau tumbuh 6,11 persen.
Sementara itu, arus Curah Cair mencapai 14,41 juta ton, naik dari 13,34 juta ton pada Semester I 2025 atau tumbuh 7,97 persen.
Pertumbuhan lebih signifikan terjadi pada segmen Curah Kering. Realisasinya mencapai 30,63 juta ton, meningkat dari 26,69 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya atau tumbuh 14,74 persen.
Adapun arus komoditas Gas tercatat mencapai 8,12 juta MMBTU, meningkat dari 7,77 juta MMBTU pada Semester I 2025 atau tumbuh 4,49 persen.
Capaian tersebut menunjukkan aktivitas terminal nonpetikemas tetap memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan berbagai komoditas dan kebutuhan industri di sejumlah wilayah Indonesia.
Finan menjelaskan, pertumbuhan kinerja Pelindo Multi Terminal tidak terlepas dari transformasi yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai lini.
Transformasi tersebut mencakup penguatan proses bisnis, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, modernisasi peralatan, pengembangan infrastruktur, hingga penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional,” jelas Finan.
Menurutnya, peningkatan produktivitas tidak hanya diarahkan untuk mengejar pertumbuhan volume, tetapi juga memastikan kegiatan operasional pelabuhan berlangsung secara aman, efisien dan berkelanjutan.
Penguatan aspek keselamatan dan keamanan juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan operasional terminal, mengingat aktivitas bongkar muat memiliki tingkat kompleksitas dan risiko yang membutuhkan penerapan standar HSSE secara konsisten.
Kinerja positif Pelindo Multi Terminal Group pada Semester I 2026 juga sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam mendorong penguatan kinerja dan keandalan perusahaan negara.
Penguatan layanan kepelabuhanan dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran distribusi barang, mendukung efisiensi rantai pasok, serta memperkuat aktivitas perdagangan nasional.
Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal memiliki peran dalam menangani berbagai jenis komoditas, mulai dari general cargo, bag cargo, curah cair, curah kering hingga gas.
Karena itu, perusahaan terus mendorong pengembangan terminal yang lebih modern dengan mengedepankan produktivitas, keselamatan, efisiensi dan pemanfaatan teknologi.
Memasuki paruh kedua 2026, Pelindo Multi Terminal berkomitmen mempertahankan tren pertumbuhan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.
Pengembangan teknologi dan infrastruktur akan terus dilakukan bersamaan dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta optimalisasi peralatan operasional.
Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan layanan terminal nonpetikemas yang semakin terintegrasi, aman dan kompetitif.
“Pelindo Multi Terminal akan terus memperkuat perannya sebagai operator terminal nonpetikemas melalui peningkatan produktivitas, inovasi dan penguatan ekosistem kepelabuhanan Indonesia. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik sekaligus mendukung kelancaran arus logistik nasional,” pungkas Finan.
Dengan capaian operasional yang positif pada Semester I 2026, Pelindo Multi Terminal menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan layanan dan memperkuat kontribusi terhadap konektivitas logistik serta pertumbuhan ekonomi nasional.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar