Pemko Medan Komitmen Benahi Infrastruktur Sidorejo, John Ester Lase Siap Kawal
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan aspirasi dan berdialog bersama warga dalam program Sapa Warga di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo. Turut hadir Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan, Jhon Ester Lase, yang menegaskan komitmen Pemko Medan untuk mengawal pembenahan infrastruktur dan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman warga.
GIMIC.ID, MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghabiskan malam minggu bersama warga melalui program Sapa Warga di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Sabtu (8/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
Dalam suasana yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, warga menyampaikan sejumlah masukan terkait fasilitas publik, drainase, penerangan jalan, kondisi infrastruktur, hingga pelayanan bagi penyandang disabilitas.
Program Sapa Warga menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Medan untuk memperkuat komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Melalui dialog tersebut, berbagai persoalan yang muncul di tingkat lingkungan dapat diketahui secara lebih nyata dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta kemampuan pemerintah daerah.
Menanggapi aspirasi warga, Rico memastikan sejumlah kebutuhan infrastruktur akan menjadi perhatian Pemko Medan. Di antaranya perbaikan drainase Jalan Taduan serta pengaspalan dan pelebaran Jalan Rela dan Jalan Keruntung yang ditargetkan direalisasikan pada tahun ini.
Kehadiran pimpinan perangkat daerah di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
Perkim Siap Kawal Pembenahan Infrastruktur
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Cikataru) Kota Medan, John Ester Lase, yang turut mendampingi Wali Kota di lokasi, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengawal pembenahan infrastruktur di kawasan tersebut.
Menurut John, penanganan infrastruktur permukiman harus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan. Pemerintah tidak hanya berupaya memperbaiki infrastruktur secara fisik, tetapi juga memastikan lingkungan permukiman menjadi lebih layak, aman, nyaman, dan tertata.
“Kami siap mengawal dan menindaklanjuti komitmen pembenahan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat. Apa yang disampaikan warga akan menjadi perhatian kami untuk dikoordinasikan dan ditangani sesuai kewenangan, sehingga lingkungan permukiman ini dapat semakin layak dan tertata,” ujar John Ester Lase.
Ia menambahkan, koordinasi antara perangkat daerah dan masyarakat sangat penting agar pembangunan yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
“Kami berharap masyarakat juga terus menyampaikan informasi maupun persoalan yang ada di lingkungan. Dengan komunikasi yang baik, penanganan dapat dilakukan lebih tepat sasaran dan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pembangunan kota membutuhkan keterlibatan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan warga melalui Sapa Warga menjadi masukan penting bagi pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan.
Persoalan drainase, jalan, penerangan, fasilitas umum, hingga pelayanan kelompok rentan seperti penyandang disabilitas menjadi bagian yang perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.
Melalui program Sapa Warga, Pemko Medan juga berupaya memastikan pembangunan tidak hanya dilakukan berdasarkan perencanaan dari pemerintah, tetapi turut mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan di lingkungan.
Komitmen perbaikan drainase Jalan Taduan serta pengaspalan dan pelebaran Jalan Rela dan Jalan Keruntung diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.
Di sisi lain, perhatian terhadap pelayanan disabilitas menunjukkan pentingnya menghadirkan pembangunan kota yang lebih inklusif, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses terhadap fasilitas dan pelayanan publik secara lebih baik.
Program Sapa Warga pun diharapkan terus menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, berbagai persoalan di tingkat lingkungan dapat lebih cepat teridentifikasi dan dicarikan solusi demi mewujudkan kawasan permukiman yang nyaman, aman, layak, dan tertata.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar