Sumatera Utara Siap Jadi Tuan Rumah Munas dan Konbes NU 2026, Abrar: Pernah Gelar Muktamar NU di Parapat

Katib PWNU Sumatera Utara, H. Abrar M. Dawud Faza, menyampaikan kesiapan Sumatera Utara menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama tahun 2026. Sumatera Utara tercatat pernah menjadi lokasi Muktamar NU pada tahun 1959 di Parapat, Danau Toba.

GIMIC.ID, MEDAN Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara menyatakan kesiapan untuk menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama tahun 2026 apabila dipercaya oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Kesiapan tersebut sekaligus mengingatkan kembali catatan sejarah penting bahwa Sumatera Utara pernah menjadi lokasi pelaksanaan Muktamar NU pada tahun 1959 yang digelar di kawasan Parapat, Danau Toba.

Munas dan Konbes NU sendiri dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Juni 2026. Jadwal tersebut merupakan hasil kesepakatan rapat jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU beberapa waktu lalu.

Namun hingga kini, lokasi pelaksanaan Munas dan Konbes masih dalam tahap pembahasan. Sejumlah daerah telah mengajukan diri sebagai tuan rumah, di antaranya Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Keseriusan Sumatera Utara untuk menjadi tuan rumah terlihat dari kunjungan dua Katib Syuriyah PBNU, yakni K.H. Nurul Yaqin Ishaq dan K.H. Sarmidi Husna, ke Kota Medan pada 23–24 Mei 2026 guna melakukan supervisi terhadap sejumlah lokasi yang diproyeksikan menjadi pusat kegiatan NU tingkat nasional tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya didampingi Rois PBNU Syekh Ali Akbar Marbun, Katib PWNU Sumut H. Abrar M. Dawud Faza, Sekretaris PWNU Sumut H. Zulkifli Sitorus, Wakil Sekretaris Sawaluddin Nasution, serta H. Habibullah Ritonga.

Rombongan turut meninjau Pesantren Modern Al-Kautsar Al-Akbar sebagai salah satu lokasi yang dipersiapkan untuk pelaksanaan Munas dan Konbes NU se-Indonesia.

Kegiatan Munas dan Konbes NU diperkirakan akan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, akomodasi, transportasi, hingga dukungan teknis lainnya apabila Sumatera Utara nantinya ditunjuk sebagai tuan rumah.

Katib PWNU Sumatera Utara, H. Abrar M. Dawud Faza, mengatakan Sumatera Utara memiliki pengalaman historis dalam penyelenggaraan agenda besar Nahdlatul Ulama. Karena itu, apabila kembali dipercaya menjadi tuan rumah Munas dan Konbes NU, hal tersebut akan menjadi momentum penting bagi warga nahdliyin di Sumatera Utara.

“Pada tahun 1959, Sumatera Utara pernah menjadi tuan rumah Muktamar NU yang dilaksanakan di Parapat, kawasan Danau Toba. Kemudian pada tahun 2015 juga pernah menggelar Pra Muktamar ke-33 di Kota Medan. Jika tahun ini Sumatera Utara kembali dipercaya, tentu menjadi kebanggaan tersendiri karena sejarah itu akan terulang setelah 67 tahun,” ujar Abrar, Rabu (27/5/2026).

Ia menambahkan, Kota Medan dinilai memiliki infrastruktur dan fasilitas yang cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan kegiatan nasional berskala besar. Selain akses transportasi yang lengkap, Sumatera Utara juga memiliki kapasitas penginapan dan fasilitas pertemuan yang siap menunjang kebutuhan peserta Munas dan Konbes.

Abrar juga menegaskan bahwa seluruh jajaran NU, baik struktural maupun kultural di Sumatera Utara, siap menyukseskan agenda organisasi tersebut apabila nantinya dipercaya menjadi tuan rumah.

“Insya Allah Sumatera Utara siap jika diberikan amanah. Ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi juga menjadi kehormatan bagi warga NU di Sumatera Utara untuk ikut menyukseskan agenda besar NU secara nasional,” katanya.

Meski demikian, Abrar menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan PBNU dalam menentukan lokasi terbaik pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2026.

Menurutnya, yang paling utama adalah bagaimana pelaksanaan Munas dan Konbes dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik sebagai bagian dari agenda menuju Muktamar NU yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 5 Agustus 2026 mendatang.

“Yang terpenting adalah Munas dan Konbes ini dapat menjadi forum strategis yang melahirkan keputusan-keputusan terbaik bagi organisasi dan umat,” pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar

Loading...