John Ester Lase: Kota Medan Siap Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, John Ester Lase, mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kebijakan Pembangunan Berketahanan Iklim (PBI) yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas RI di Medan, Senin (25/05/2026).

GIMIC.ID, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan berketahanan iklim. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, John Ester Lase, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Kebijakan Pembangunan Berketahanan Iklim (PBI) di Kota Medan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Republik Indonesia, Senin (25/05/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kebijakan pembangunan daerah yang adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus mendorong integrasi aspek ketahanan iklim dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah.

Dalam forum itu, berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, akademisi hingga pihak terkait lainnya berdiskusi dan berbagi pandangan strategis guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan tangguh menghadapi dampak perubahan iklim.

Kepala Dinas PKPCKTR Kota Medan, John Ester Lase, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin kompleks.

“Pemko Medan sangat mendukung penguatan kebijakan pembangunan berketahanan iklim. Melalui FGD ini, kami memperoleh banyak masukan strategis yang dapat menjadi acuan dalam penyusunan perencanaan pembangunan kota yang lebih adaptif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” ujar John Ester Lase.

Ia menambahkan, pembangunan daerah ke depan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap hasil diskusi ini dapat melahirkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan di Kota Medan, terutama dalam mengurangi risiko bencana akibat perubahan iklim serta menciptakan pembangunan yang tangguh dan inklusif,” tambahnya.

Menurutnya, perubahan iklim menjadi tantangan global yang harus direspons secara bersama melalui kebijakan yang terintegrasi dan implementasi program yang tepat sasaran.

Melalui partisipasi dalam FGD tersebut, Pemko Medan diharapkan dapat memperkuh langkah-langkah pembangunan yang berwawasan lingkungan, meningkatkan kualitas tata ruang dan kawasan permukiman, serta memperkuat ketahanan daerah terhadap dampak perubahan iklim di masa mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar

Loading...