Bapenda dan DLH Medan Perkuat Sinergi, Integrasikan Data untuk Optimalkan Retribusi Sampah

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Medan, M. Agha Novrian, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, berfoto bersama jajaran usai pertemuan koordinasi di Kantor Bapenda Kota Medan, membahas integrasi data untuk optimalisasi retribusi persampahan.

GIMIC.ID, MEDAN — Badan Pendapatan Daerah Kota Medan (Bapenda) bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan (DLH) memperkuat sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) melalui integrasi data wajib pajak dan wajib retribusi sampah guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah strategis tersebut dibahas dalam pertemuan antara Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, dengan Kepala DLH Kota Medan, Melvi Marlabayana, beserta jajaran di Kantor Bapenda Kota Medan.

Dalam pertemuan itu, DLH menekankan pentingnya sinkronisasi data antara Wajib Pajak (WP) yang dikelola Bapenda dengan data Wajib Retribusi Sampah (WRS) yang berada di DLH. Integrasi ini dinilai krusial untuk memastikan seluruh potensi penerimaan retribusi persampahan dapat teridentifikasi secara akurat, transparan, dan optimal.

“Penyelarasan data ini bertujuan agar penerimaan retribusi sampah dapat dimaksimalkan. Dengan data yang terintegrasi, kita bisa melihat potensi yang selama ini belum tergarap secara optimal,” ujar Melvi Marlabayana.

Selain integrasi data, DLH juga memaparkan program inovatif pemberdayaan Relawan Sampah Kota Medan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan limbah sekaligus memperkuat partisipasi publik di tingkat akar rumput. DLH pun meminta dukungan Bapenda agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

Menanggapi hal itu, Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh sinergi antar-OPD demi meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Kami menyambut baik langkah ini dan siap memberikan dukungan penuh. Sinergi ini merupakan upaya nyata untuk saling menguatkan. Bapenda siap membantu DLH, baik dalam integrasi data maupun dukungan terhadap program relawan sampah,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengesampingkan ego sektoral dalam upaya mendorong pembangunan Kota Medan yang lebih maju dan berkelanjutan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan sistem pengelolaan retribusi yang lebih modern, akuntabel, dan berbasis data. Dengan integrasi yang kuat, potensi PAD dari sektor persampahan diyakini dapat meningkat signifikan, sekaligus berdampak positif terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan kota.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar

Loading...