Angkasa Pura Aviasi Tutup Posko Lebaran 2026 di Kualanamu, Trafik Penerbangan Tumbuh Positif

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan, Asri Santosa, memimpin apel penutupan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 1447 H/2026 di Bandar Udara Internasional Kualanamu. Kegiatan ini menandai berakhirnya masa operasional posko sekaligus bentuk apresiasi kepada seluruh petugas dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

GIMIC.ID, DELISERDANG – PT Angkasa Pura Aviasi secara resmi menutup Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 1447 H/2026 di Bandar Udara Internasional Kualanamu pada Senin (30/3/2026). Posko tersebut telah beroperasi selama periode 13 Maret hingga 29 Maret 2026 (H-8 hingga H+7) guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Selama periode tersebut, kinerja operasional penerbangan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Total pergerakan pesawat udara tercatat mencapai 2.801 penerbangan atau meningkat 4 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Sementara itu, jumlah penumpang juga mengalami kenaikan sebesar 1,7 persen dengan total mencapai 420.285 orang.

Selain itu, angkutan kargo selama masa posko tercatat sebesar 2.093 ton. Tingkat ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) mencapai 72 persen, sedangkan tingkat keterisian penumpang (load factor) berada di angka 86 persen. Capaian ini mencerminkan tingginya permintaan masyarakat terhadap transportasi udara selama musim Lebaran tahun ini.

Pelaksana Tugas Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, menyampaikan bahwa capaian positif tersebut merupakan hasil dari kesiapan operasional serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Pertumbuhan trafik angkutan udara Lebaran tahun ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap transportasi udara terus meningkat. Hal ini didukung oleh kesiapan infrastruktur, optimalisasi operasional, serta kolaborasi erat seluruh stakeholder dalam menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan penumpang di Bandara Kualanamu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 (H-3) dengan pergerakan 173 pesawat dan 27.034 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik berlangsung pada 29 Maret 2026 (H+7) dengan 174 pergerakan pesawat dan 28.964 penumpang.

Apel penutupan Posko Angkutan Lebaran dipimpin oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan, Asri Santosa. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, mulai dari operator bandara, maskapai, TNI/Polri, instansi pemerintah, hingga seluruh petugas operasional yang telah bekerja secara optimal sehingga penyelenggaraan angkutan udara Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, Bandara Internasional Kualanamu terus memperkuat perannya sebagai gerbang udara strategis di wilayah barat Indonesia. Pengembangan layanan dilakukan melalui penerapan operational excellence, digitalisasi, serta kolaborasi dalam ekosistem penerbangan.

Dengan mengedepankan konsep airport service excellence dan integrated airport operation, Kualanamu tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi, tetapi juga sebagai hub konektivitas regional yang adaptif, efisien, dan berdaya saing global.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Komentar

Loading...