KAI Divre I Sumut Angkut 200.042 Penumpang pada Februari 2026, Rute Medan–Rantauprapat Tumbuh 20 Persen
Kereta api penumpang milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) melintas di wilayah Divre I Sumatera Utara. Sepanjang Februari 2026, KAI Divre I Sumut mencatat 200.042 penumpang dengan pertumbuhan signifikan pada rute Medan–Rantauprapat dan Medan–Siantar.
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Divre I Sumut) mencatatkan kinerja positif sepanjang Februari 2026 dengan melayani sebanyak 200.042 penumpang. Capaian ini menegaskan peran strategis KAI sebagai tulang punggung transportasi darat di Sumatera Utara sekaligus indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa transformasi layanan yang dilakukan KAI berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi daerah.
“Kini kereta api tidak hanya sebagai sarana transportasi, tetapi turut berperan menjadi motor penggerak ekonomi melalui pergerakan penumpang yang dilayaninya,” ujarnya.
Pertumbuhan penumpang tertinggi pada Februari 2026 terjadi pada relasi Medan–Rantauprapat yang dilayani oleh KA Sribilah Utama dan KA Sribilah Utama Fakultatif.
Sepanjang Februari 2026, kedua layanan tersebut melayani 57.478 pelanggan, meningkat 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 47.881 penumpang.
Menurut Anwar, peningkatan ini berkaitan erat dengan karakteristik wilayah Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara yang didominasi lahan perkebunan sawit dan karet. Mobilitas masyarakat dari kawasan tersebut ke Kota Medan untuk keperluan bisnis maupun rekreasi turut mendorong lonjakan penumpang.
“Banyak masyarakat yang memanfaatkan KA Sribilah Utama dan Fakultatif untuk bepergian ke Medan, baik untuk urusan pekerjaan maupun menikmati suasana perkotaan,” jelasnya.
Selain rute Rantauprapat, pertumbuhan signifikan juga terjadi pada KA Siantar Ekspres relasi Medan–Siantar.
Pada Februari 2026, KA Siantar Ekspres melayani 38.919 pelanggan, tumbuh 6 persen dibanding Februari 2025 yang mencatatkan 36.558 penumpang.
Peningkatan minat perjalanan menuju Pematang Siantar dinilai tidak terlepas dari daya tarik kawasan Danau Toba yang semakin mendunia. Danau Toba dan sekitarnya telah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark sejak 2020, sehingga mendorong arus wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Semakin dikenalnya keindahan Danau Toba, Pulau Samosir, dan sekitarnya membuat KA Siantar Ekspres menjadi salah satu transportasi favorit menuju kawasan tersebut,” tambah Anwar.
Selain faktor pariwisata, lokasi Stasiun Siantar yang berada di pusat Kota Pematang Siantar juga memudahkan pelanggan melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata kuliner maupun objek wisata lainnya.
Dengan capaian positif sepanjang Februari, KAI Divre I Sumut terus memperkuat kesiapan operasional, terutama menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama.
“Dengan tren pertumbuhan yang baik ini, kami berkomitmen menjaga kualitas layanan dan memastikan perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu, khususnya menghadapi lonjakan penumpang saat Lebaran,” pungkas Anwar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar