Sekjen Kemenag Tegaskan Komitmen Perjuangkan Guru Madrasah Swasta Jadi PPPK
Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin menerima Ketua PGMNI Heri Purnama di Jakarta, membahas perjuangan pengangkatan PPPK dan sertifikasi guru madrasah.
GIMIC.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) Kamaruddin Amin menegaskan bahwa Kementerian Agama tidak pernah berhenti memperjuangkan guru madrasah swasta agar dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Penegasan tersebut disampaikan saat Sekjen Kemenag menerima Ketua Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Heri Purnama di Kantor Pusat Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan status guru madrasah.
“Kami berdiskusi cukup panjang dan saya menegaskan bahwa Kementerian Agama, dengan seluruh kewenangan yang ada, akan terus mengambil langkah-langkah produktif dan membuat kebijakan untuk memperjuangkan serta memuliakan guru,” ujar Kamaruddin Amin.
Ia menambahkan, Kemenag masih terus berupaya membuka peluang bagi guru honorer, khususnya guru madrasah swasta, untuk bisa diangkat menjadi PPPK.
“Jika memungkinkan, selama masih ada ruang dan peluang, kami akan terus memperjuangkan agar guru swasta kita bisa diangkat menjadi PPPK,” tegasnya.
Selain isu pengangkatan PPPK, Kemenag juga berkomitmen mempercepat program sertifikasi guru. Saat ini, Kementerian Agama membina 1.157.050 guru, yang terdiri atas 360.632 guru PNS (31,2%) dan 796.418 guru non-PNS.
Jumlah tersebut mencakup guru madrasah, guru pesantren (Pendidikan Diniyah Formal dan Muadalah), serta guru pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
Kamaruddin Amin mengungkapkan, masih terdapat 497.893 guru yang belum mengikuti sertifikasi. Rinciannya meliputi:
- 423.398 guru madrasah
- 24.057 guru Pendidikan Agama Islam (PAI)
- 11.501 guru PDF dan Muadalah
- 29.291 guru binaan Ditjen Bimas Kristen
- 8.791 guru binaan Ditjen Bimas Katolik
- 310 guru binaan Ditjen Bimas Buddha
- 375 guru binaan Ditjen Bimas Hindu
- 170 guru binaan Pusat Pendidikan dan Bimbingan Khonghucu
“Kami juga akan terus berikhtiar agar mereka bisa disertifikasi,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas guru menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat mutu pendidikan nasional.
“Kita terus mengupayakan berbagai kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia secara umum, dan tentu kualitas guru sebagai salah satu ekosistem terpenting dalam pendidikan,” tandas Kamaruddin.
Ketua PGMNI Heri Purnama mengaku memahami langkah dan perjuangan yang sedang dilakukan Kementerian Agama. Ia berharap upaya tersebut membuahkan hasil, baik dalam hal pengangkatan PPPK maupun peningkatan kesejahteraan guru madrasah.
“Mohon doa dan keberkahan agar seluruh guru madrasah di Indonesia semakin sejahtera di bawah pembinaan Kementerian Agama. Mudah-mudahan pertemuan hari ini membawa berkah dan menjadi jalan memahami aspirasi guru,” ucapnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar