Cegah Dampak Asap Kebakaran, Mawaddah Group Bagikan Ribuan Masker Gratis di Medan
Mawaddah Group bersama tim membagikan masker gratis kepada masyarakat di Kota Medan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah gangguan asap akibat kebakaran.
GIMIC.ID, MEDAN – Mawaddah Group menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dengan membagikan ribuan masker secara gratis kepada warga di Kota Medan di tengah gangguan asap akibat kebakaran. Aksi sosial ini dilakukan untuk membantu mengurangi paparan asap, khususnya bagi masyarakat yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan.
Pembagian masker tersebut menyasar sejumlah kelompok masyarakat, mulai dari pengguna jalan, pengemudi ojek online, pelajar, hingga warga yang beraktivitas di ruang terbuka.
Manager Operasional Mawaddah Group (SOUVENIR OK), Atrirsyah Lubis, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat asap kebakaran.
Menurutnya, masyarakat yang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan memiliki risiko lebih besar terpapar asap. Karena itu, bantuan masker diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat mengurangi paparan partikel dan iritan di udara.
“Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat. Kami ingin hadir dan mengambil bagian dalam upaya melindungi masyarakat dari dampak buruk asap, terutama mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah,” ungkap Atrirsyah Lubis.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat menghadapi gangguan asap, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan ketika kualitas udara memburuk.
Asap kebakaran dapat mengandung partikel halus dan berbagai zat berbahaya yang berpotensi mengganggu kesehatan. Paparan asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan, memicu batuk serta sesak napas, hingga memperburuk kondisi orang yang memiliki asma atau penyakit paru-paru.
Anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan dan penyakit jantung termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih karena lebih rentan mengalami dampak paparan asap.
Oleh sebab itu, upaya mengurangi paparan asap perlu dilakukan bersama, baik melalui tindakan pencegahan secara mandiri maupun kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan perlindungan.
Pemimpin Redaksi Rubis.id, Erik Indra Lubis, mengatakan gangguan asap yang dirasakan di Kota Medan telah mengganggu aktivitas masyarakat. Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga.
“Dampak asap di Kota Medan sudah sangat mengganggu. Ketika jarak pandang menurun hingga sekitar 1 sampai 3 kilometer, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa kualitas udara dan keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama,” ujar Erik Indra Lubis.
Menurut Erik, pembagian ribuan masker oleh Mawaddah Group merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus ajakan kepada berbagai pihak untuk turut membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang baik.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Aksi sederhana yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang tetap harus bekerja dan beraktivitas di luar ruangan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semakin banyak perusahaan, komunitas, organisasi sosial, dan masyarakat yang tergerak untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan. Kepedulian sekecil apa pun akan berarti apabila dilakukan bersama demi keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Mawaddah Group turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama kondisi udara terganggu akibat asap kebakaran.
Warga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila asap semakin pekat, menutup pintu dan jendela ketika udara di luar memburuk, serta menggunakan masker yang sesuai untuk membantu mengurangi paparan partikel. Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi kualitas udara dan arahan dari instansi berwenang.
Apabila mengalami sesak napas, nyeri dada, atau gangguan pernapasan yang semakin berat, masyarakat disarankan segera mencari pertolongan medis.
Aksi pembagian masker ini menjadi bagian dari komitmen Mawaddah Group bersama jaringan medianya, yakni Rubis.id, Medansport.id, Gimic.id, serta Yayasan Pendidikan dan Sosial Sumarni Rahman dan Benang Jariyah, untuk terus menghadirkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui semangat kepedulian dan gotong royong, Mawaddah Group berharap aksi tersebut dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam menjaga kesehatan, melindungi sesama, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Di tengah gangguan asap kebakaran, kolaborasi berbagai pihak menjadi penting agar upaya perlindungan masyarakat dapat dilakukan secara lebih luas. Mawaddah Group berharap pembagian masker ini menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan solidaritas serta memperkuat kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan warga Kota Medan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar