KI Sumut Visitasi Bapenda Medan, Keterbukaan Informasi dan Inovasi QRESTO Jadi Sorotan
Ketua KI Provsu Dr. Abdul Harris Nasution bersama Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian dan jajaran saat kegiatan visitasi dan evaluasi keterbukaan informasi publik di Kantor Bapenda Kota Medan, Jumat (4/9/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan kunjungan kerja dan visitasi Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara (KI Provsu) ke Kantor Bapenda Kota Medan, Jumat (4/9/2026).
Rombongan tim visitasi dipimpin langsung Ketua KI Provsu Dr. Abdul Harris Nasution, S.H., M.Kn., bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane beserta jajaran.
Kedatangan rombongan disambut Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian, didampingi Sekretaris Bapenda Ali Fitri Harahap serta para kepala bidang di lingkungan Bapenda Kota Medan.
Visitasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian evaluasi keterbukaan informasi publik pada badan publik pemerintah daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi tindak lanjut evaluasi sebelumnya yang dilakukan KI Provsu melalui presentasi badan publik secara daring.
Berdasarkan surat pemberitahuan KI Provsu Nomor 876/KIP-SU/VIII/2026, evaluasi tersebut berkaitan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Dalam visitasi lapangan, tim KI Provsu meninjau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana serta berbagai instrumen pendukung keterbukaan informasi publik yang dimiliki Bapenda Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan pihaknya untuk meningkatkan keterbukaan informasi sekaligus memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat.
Agha mengatakan, Bapenda Kota Medan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital untuk memastikan informasi terkait perpajakan daerah dapat diakses masyarakat secara cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.
Salah satu kanal yang dimanfaatkan adalah website resmi PPID Bapenda Kota Medan yang berfungsi sebagai sarana penyediaan informasi publik sekaligus layanan permohonan informasi sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi publik.
Selain itu, website resmi Bapenda Kota Medan menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat, mulai dari berita terkini, regulasi perpajakan daerah, pengumuman, hingga informasi mengenai layanan digital bagi wajib pajak.
Bapenda juga mengoptimalkan berbagai media sosial resmi, seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube, sebagai sarana penyebarluasan informasi serta edukasi perpajakan dengan jangkauan masyarakat yang lebih luas.
Pemanfaatan berbagai platform tersebut diharapkan dapat membuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin terbuka, cepat, serta mudah diakses.
Meski terus memperkuat layanan digital, Bapenda Kota Medan tidak meninggalkan pelayanan secara langsung. Masyarakat yang membutuhkan layanan tatap muka tetap dapat memperoleh pelayanan melalui loket yang tersedia.
Saat ini, Bapenda Kota Medan memiliki 23 loket pelayanan langsung yang melayani berbagai kebutuhan masyarakat.
Layanan tersebut mencakup penyampaian informasi, konsultasi perpajakan, pengaduan, pendaftaran objek pajak baru, hingga pelaporan pajak daerah.
Penyediaan layanan luring tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang inklusif. Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara langsung maupun yang telah terbiasa menggunakan layanan digital tetap memperoleh akses pelayanan secara optimal.
Untuk semakin memperkuat komunikasi dengan masyarakat, Bapenda Kota Medan juga menyiapkan layanan Hallo Bapenda Medan melalui hotline 150464.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menghubungi Bapenda Kota Medan untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pertanyaan berkaitan dengan pajak daerah.
Pada bagian akhir pemaparan, Agha turut memperkenalkan inovasi terbaru dalam digitalisasi pajak daerah, yakni QRESTO.
Inovasi tersebut menjadi bagian dari strategi Bapenda Kota Medan dalam mendorong transformasi digital layanan perpajakan sekaligus memperkuat transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas pengelolaan penerimaan pajak daerah.
Paparan mengenai QRESTO mendapat sambutan positif dari Ketua KI Provsu Dr. Abdul Harris Nasution.
Abdul Harris menyambut baik inovasi tersebut karena dinilai sejalan dengan semangat keterbukaan informasi publik, khususnya dalam menghadirkan layanan pemerintah yang transparan dan akuntabel.
Ia berharap pengembangan QRESTO dapat terus dilakukan sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan perpajakan.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, inovasi digital tersebut diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.
Menutup kegiatan visitasi, Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian menyampaikan apresiasi kepada KI Provsu dan jajaran Dinas Kominfo Kota Medan atas pelaksanaan evaluasi tersebut.
Ia berharap kegiatan visitasi lapangan dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan kualitas keterbukaan informasi publik di lingkungan Bapenda Kota Medan.
“Kami berharap kegiatan visitasi ini dapat berjalan dengan baik dan membawa banyak manfaat nyata bagi peningkatan tata kelola keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kota Medan, khususnya di lingkungan Badan Pendapatan Daerah Kota Medan,” ujar Agha.
Melalui kegiatan tersebut, Bapenda Kota Medan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi.
Penguatan kanal informasi digital, penyediaan layanan tatap muka, hotline pengaduan dan informasi, serta pengembangan inovasi digital perpajakan diharapkan semakin memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang lebih terbuka, responsif, dan mudah diakses masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap pengelolaan pendapatan daerah di Kota Medan dapat terus meningkat.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).

Komentar