Bapenda Kota Medan Perkuat Implementasi QRESTO untuk Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah
Kepala Bapenda Kota Medan, Dr. M. Agha Novrian, didampingi Sekretaris Bapenda Ali Fitri Harahap dan Kepala Bidang Hotel, Restoran, dan Hiburan (HRH) Irfan Parlindungan Lubis, memimpin Rapat Koordinasi Capaian Penerimaan Pajak Hotel, Restoran, dan Hiburan serta implementasi QRESTO di Kantor Bapenda Kota Medan, Senin (27/7/2026)
GIMIC.ID, MEDAN – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan terus memperkuat implementasi Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization (QRESTO) sebagai salah satu strategi untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, khususnya dari sektor hotel, restoran, dan hiburan.
Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Bapenda Kota Medan Dr. M. Agha Novrian, didampingi Sekretaris Bapenda Ali Fitri Harahap dan Kepala Bidang Hotel, Restoran, dan Hiburan (HRH) Irfan Parlindungan Lubis, usai mengikuti Rapat Koordinasi Capaian Penerimaan Pajak Hotel, Restoran, dan Hiburan serta Implementasi QRESTO, Senin (27/7/2026).
Dalam rapat tersebut, Bapenda melakukan evaluasi terhadap capaian penerimaan pajak daerah sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pemanfaatan sistem digital yang lebih transparan dan akuntabel.
Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, menjelaskan bahwa pihaknya terus mengintensifkan sosialisasi QRESTO melalui pendekatan door-to-door dengan mendatangi langsung para wajib pajak restoran. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda Kota Medan serta Bank Sumut sebagai mitra dalam implementasi sistem.
Menurutnya, pendekatan langsung kepada pelaku usaha bertujuan memberikan pemahaman mengenai mekanisme, manfaat, dan kemudahan penggunaan QRESTO dalam pengelolaan pajak restoran secara digital.
"QRESTO tidak hanya memberikan kemudahan administrasi bagi pelaku usaha, tetapi juga menjamin transparansi transaksi sehingga pajak restoran yang dibayarkan masyarakat tercatat dan tersalurkan sesuai ketentuan. Melalui implementasi QRESTO, kami optimistis kepatuhan wajib pajak meningkat dan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dapat terus dioptimalkan," ujar M. Agha Novrian.
Ia menambahkan, penerapan QRESTO merupakan bagian dari transformasi digital pengelolaan pajak daerah yang diharapkan mampu menciptakan sistem perpajakan yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Dengan sistem tersebut, transaksi pajak dapat tercatat secara real time sehingga meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.
Bapenda Kota Medan juga berkomitmen untuk terus memperluas implementasi QRESTO melalui sosialisasi secara bertahap dengan mengedepankan pendekatan edukatif dan kolaboratif bersama Bank Sumut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendukung modernisasi tata kelola perpajakan daerah.
Melalui penguatan implementasi QRESTO, Bapenda Kota Medan optimistis penerimaan pajak daerah akan semakin optimal, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung pembangunan Kota Medan yang berkelanjutan.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).