1. Beranda
  2. BUMN
  3. CSR
  4. Transportasi

KAI Divre I Sumut Salurkan Dana TJSL Rp235,6 Juta pada Semester I 2026, Dukung Kesehatan, Lingkungan hingga Sarana Ibadah

Oleh ,

KAI Divre I Sumatera Utara menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui program Bakti Sosial Cegah Stunting di Tebing Tinggi.

GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang Semester I 2026 (Januari–Juni), KAI Divre I Sumut telah menyalurkan bantuan senilai Rp235.621.935 yang menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, sarana ibadah, hingga bantuan sosial kemasyarakatan.

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman dan andal, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah operasionalnya.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan penyaluran dana TJSL dirancang agar mampu memberikan manfaat yang luas dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

"KAI ingin kehadiran jalur kereta api membawa dampak positif yang langsung dirasakan warga. Oleh karena itu, alokasi TJSL Semester I ini kami formulasikan secara komprehensif, mulai dari sektor kesehatan, perbaikan sarana dan prasarana ibadah, pelestarian lingkungan, hingga bantuan sosial kemasyarakatan," ujar Anwar.

Ia menjelaskan, pada sektor kesehatan dan sosial, salah satu program yang menjadi perhatian adalah pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil sebagai upaya mendukung peningkatan gizi dan membantu pencegahan tengkes (stunting).

Sementara pada sektor lingkungan dan infrastruktur, bantuan diwujudkan melalui kegiatan penghijauan, renovasi fasilitas pendidikan, serta perbaikan sarana ibadah guna meningkatkan kenyamanan dan kualitas fasilitas publik yang dimanfaatkan masyarakat.

Untuk memastikan pemerataan manfaat, penyaluran bantuan TJSL dilakukan di berbagai daerah yang berada dalam wilayah kerja KAI Divre I Sumatera Utara. Wilayah penerima manfaat meliputi Kota Medan, Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Tebing Tinggi, Batu Bara, Pematangsiantar, hingga Banda Aceh.

Anwar menegaskan, setiap usulan bantuan yang diterima perusahaan terlebih dahulu melalui proses evaluasi secara menyeluruh. Penilaian dilakukan berdasarkan tingkat urgensi kebutuhan masyarakat, skala prioritas, serta kesesuaiannya dengan program pembangunan berkelanjutan yang dijalankan perusahaan.

Dengan mekanisme tersebut, KAI memastikan setiap bantuan yang disalurkan dapat memberikan dampak yang tepat sasaran dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Total bantuan Rp235,6 juta pada semester pertama ini adalah bukti nyata akuntabilitas sosial kami. Ke depan, KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk memperluas jangkauan program ini agar sinergi antara perusahaan dan masyarakat semakin kokoh, sekaligus menjadi pilar pendukung bagi peningkatan kualitas hidup warga di sepanjang jalur kereta api," tutup Anwar.

Melalui program TJSL, KAI Divre I Sumut berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan, sejalan dengan peran perusahaan sebagai BUMN yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan transportasi, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)
.

Baca Juga