1. Beranda
  2. BUMN
  3. Energi

Pertamina Patra Niaga Operasionalkan Terminal dan SPBU 24 Jam, Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Sumatera Utara

Oleh ,

Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo (tengah), didampingi jajaran manajemen meninjau operasional distribusi BBM di Integrated Terminal Medan Group, Rabu malam (15/7/2026). 

GIMIC.ID, MEDAN – PT Pertamina Patra Niaga terus mengintensifkan langkah-langkah percepatan normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sumatera Utara. Sejumlah strategi diterapkan, mulai dari pengoperasian terminal BBM selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel distribusi, hingga pengoperasian sejumlah SPBU selama 24 jam untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan pihaknya memastikan seluruh infrastruktur distribusi di Sumatera Utara beroperasi secara optimal guna mempercepat penyaluran BBM ke masyarakat.

Menurutnya, Integrated Terminal Medan Group kini beroperasi penuh selama 24 jam. Selain itu, operasional Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, serta Integrated Terminal Lhokseumawe juga dioptimalkan selama 24 jam sebagai terminal penyangga guna mempercepat distribusi BBM ke berbagai SPBU di Sumatera Utara.

"Pertamina Patra Niaga terus memastikan Integrated Terminal Medan Group beroperasi secara lancar selama 24 jam serta mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe yang juga beroperasi selama 24 jam untuk mendukung percepatan penyaluran BBM ke SPBU di wilayah Sumatera Utara," ujar Hari dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Selain memperkuat operasional terminal, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan pelayanan di tingkat SPBU. Sejumlah SPBU di wilayah Kota Medan yang terdampak antrean kini dioperasikan selama 24 jam agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan cepat.

Hari menjelaskan bahwa kondisi stok BBM di Integrated Terminal Medan Group saat ini berada dalam kondisi aman.

Untuk mempercepat distribusi, Pertamina juga menambah 30 unit mobil tangki melalui skema spot charter yang difokuskan untuk mendukung penyaluran BBM ke SPBU di berbagai wilayah.

"Saat ini stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU," jelas Hari.

Tidak hanya memperkuat armada, Pertamina juga meningkatkan kapasitas Awak Mobil Tangki (AMT) melalui mitra transportasi Elnusa Petrofin dengan dukungan personel dari Bekang TNI guna memastikan proses distribusi berlangsung lancar.

Hari menegaskan seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan normalisasi distribusi BBM agar kondisi di lapangan segera kembali normal.

"Kami memastikan seluruh infrastruktur distribusi di wilayah Sumatera Utara bekerja secara maksimal. Operasional terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel Awak Mobil Tangki, hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam merupakan langkah percepatan yang kami lakukan agar distribusi BBM dapat kembali normal secepat mungkin. Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses distribusi berjalan lancar," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Hari juga menegaskan bahwa tidak terdapat aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki (AMT) sebagaimana isu yang sempat beredar. Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh proses distribusi tetap berjalan sesuai prosedur operasional yang berlaku.

Ia menegaskan perusahaan akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu kelancaran distribusi maupun pelayanan kepada masyarakat.

"Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi maupun pelayanan kepada masyarakat. Apabila terdapat personel yang terbukti tidak menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Pertamina Patra Niaga juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah kabupaten/kota, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, mitra transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat proses normalisasi distribusi BBM.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, dan membeli BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina. Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, Pertamina optimistis distribusi BBM di Sumatera Utara akan segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat dan roda perekonomian dapat berjalan dengan lancar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)
.

Baca Juga