Menjaga Nadi Kereta Api Sumut: Balai Yasa Pulubrayan Berusia 111 Tahun, Topang Keandalan Sarana dan Kinerja Angkutan KAI
Petugas Balai Yasa Pulubrayan melakukan pemeriksaan dan perawatan berat (overhaul) pada komponen bogie kereta api di bengkel pusat sarana KAI Divre I Sumatera Utara.
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat keandalan sarana perkeretaapian melalui peran strategis Balai Yasa Pulubrayan. Sepanjang Semester I 2026, bengkel pusat perawatan sarana kereta api tersebut berhasil menyelesaikan perawatan berat puluhan armada guna memastikan kelancaran layanan angkutan penumpang maupun logistik di Sumatera Utara.
Selama enam bulan pertama tahun 2026, Balai Yasa Pulubrayan menyelesaikan perawatan berkala tingkat besar terhadap 5 unit lokomotif, 18 kereta penumpang, 102 gerbong barang, 3 kereta pembangkit, serta 1 unit peralatan khusus.
Manager Humas KAI Divisi Regional I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti komitmen KAI dalam menjaga kelaikan, keselamatan, dan keandalan seluruh armada yang beroperasi di wilayah Sumatera Utara.
"Melalui perawatan yang terencana dan dilaksanakan secara profesional, Balai Yasa Pulubrayan memegang peranan penting dalam mendukung pencapaian target angkutan penumpang dan barang di Sumatera Utara," ujar Anwar.
Balai Yasa Pulubrayan memiliki sejarah panjang dalam dunia perkeretaapian Indonesia. Fasilitas ini berdiri sejak era Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) dan mulai beroperasi pada tahun 1915. Tahun ini, Balai Yasa Pulubrayan genap berusia 111 tahun dan tetap menjadi tulang punggung perawatan sarana kereta api di wilayah Sumatera Utara.
Berbeda dengan Depo Lokomotif Medan maupun Depo Kereta dan Gerbong Pulubrayan yang menangani perawatan ringan harian hingga bulanan, Balai Yasa Pulubrayan memiliki fungsi sebagai bengkel pusat yang menangani perawatan berat atau overhaul.
Fasilitas ini melayani berbagai jenis sarana, mulai dari lokomotif, kereta penumpang, kereta pembangkit, gerbong barang hingga peralatan khusus. Seluruh armada menjalani perawatan berat secara berkala setelah masa operasi tertentu, yakni setiap 24 bulan, 36 bulan, 48 bulan, hingga 72 bulan, termasuk berbagai pekerjaan perbaikan besar lainnya.
Menurut Anwar, Balai Yasa Pulubrayan tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan, tetapi juga mampu melakukan rekayasa teknik guna mendukung kebutuhan operasional di lapangan.
"Tidak hanya melakukan perawatan, dengan dukungan peralatan yang lebih lengkap, di Balai Yasa juga dimungkinkan untuk dilakukan rekayasa teknik yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan," jelasnya.
Keandalan Balai Yasa Pulubrayan dinilai berkontribusi langsung terhadap peningkatan kinerja operasional KAI Divre I Sumatera Utara. Armada yang selalu dalam kondisi prima berdampak pada meningkatnya keselamatan perjalanan, keandalan layanan, serta ketepatan waktu operasional kereta api.
Sepanjang Semester I 2026, KAI Divre I Sumatera Utara melayani 1.391.120 pelanggan, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sektor logistik, performa juga menunjukkan tren positif. Volume angkutan barang mencapai 387.895 ton, atau tumbuh 8 persen dibanding Semester I 2025.
Sebagai satu-satunya bengkel pusat perawatan sarana perkeretaapian di lingkungan KAI Divre I Sumatera Utara, Balai Yasa Pulubrayan memiliki peran strategis yang diperkirakan akan semakin penting seiring meningkatnya penggunaan transportasi kereta api di Sumatera Utara. Bertambahnya jumlah pelanggan akan diikuti dengan peningkatan armada yang beroperasi sehingga kebutuhan terhadap perawatan berkualitas juga terus meningkat.
"Balai Yasa Pulubrayan berperan sebagai penjaga urat nadi keandalan sarana kereta api di Sumatera Utara. Dengan sarana perkeretaapian yang andal, pelayanan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang di Sumut dapat terus berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa hambatan," pungkas Anwar.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar