Direktur Keuangan Bulog Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan di Sumut

Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto bersama jajaran Bulog Sumatera Utara meninjau langsung kesiapan stok dan proses pengemasan beras bantuan pangan di gudang Bulog, Kamis (11/6/2026), guna memastikan penyaluran bantuan kepada masyarakat berjalan lancar dan tepat sasaran.

GIMIC.ID, MEDAN – Direktur Keuangan Perum Bulog, Hendra Susanto, turun langsung memastikan kelancaran pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara. Peninjauan dilakukan mulai dari proses pengemasan beras di gudang Bulog hingga proses distribusi dan serah terima bantuan kepada masyarakat penerima manfaat di titik pembagian tingkat kelurahan.

Saat ini, Perum Bulog tengah menjalankan penugasan dari Pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Pangan periode Februari–Maret 2026 kepada masyarakat di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara.

Hendra Susanto mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh proses distribusi berjalan tepat sasaran dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya monitor langsung kesiapan Bulog Sumut terkait bantuan pangan dengan target penyelesaian akhir bulan Juni ini,” ujar Hendra, Kamis (11/6/2026).

Dalam program bantuan pangan tersebut, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter. Di Sumatera Utara sendiri, jumlah penerima bantuan tercatat mencapai 1.756.846 kepala keluarga (KK).

Hendra menegaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima manfaat.

“Beras dan minyak gorengnya sudah siap di masing-masing gudang. Tinggal kita salurkan segera ke masyarakat sesuai jadwal yang telah disusun bersama pemerintah daerah masing-masing,” jelasnya.

Selain membantu masyarakat, program bantuan pangan ini juga menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi pangan di daerah.

“Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat yang menerima beras dan minyak ini agar dikonsumsi dan tidak diperjualbelikan. Gunakan untuk kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat,” tutup Hendra.

Perum Bulog memastikan proses distribusi bantuan pangan akan terus diawasi secara ketat agar penyaluran berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2) 

Komentar

Loading...