1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Pemerintahan
  4. Perbankan

Bank Sumut Luncurkan KUR BERKAH di Tapanuli Economic Forum 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Digitalisasi Daerah

Oleh ,

Direktur Utama Bank Sumut Heru Mardiansyah bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu dan sejumlah pemangku kepentingan menunjukkan dokumen kerja sama usai penandatanganan nota kesepahaman dalam rangkaian Tapanuli Economic Forum 2026, Rabu (6/5/2026).

GIMIC.ID, TAPANULI SELATAN – PT Bank Sumut (Perseroda) kembali menegaskan komitmennya sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui partisipasi aktif dalam Tapanuli Economic Forum 2026 yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (6/5/2026).

Forum strategis tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, memperkuat ketahanan pangan, memperluas akses keuangan, serta mempercepat transformasi digital di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bank Sumut meluncurkan program KUR BERKAH sebagai solusi pembiayaan inklusif yang dirancang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kelompok perempuan pra-sejahtera.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi global sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi daerah pascabencana.

“Pemulihan ekonomi terus kami dorong melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana serta penguatan sektor riil seperti pengembangan 1.000 hektare lahan jagung dan budidaya 2.000 kolam bioflok,” ujar Gus Irawan.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk Bank Sumut dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sebagai off-taker guna memastikan hasil produksi masyarakat memiliki kepastian pasar dan mampu menciptakan efek ekonomi berkelanjutan.

Selain itu, Gus Irawan mengapresiasi langkah Bank Sumut dalam mendorong percepatan digitalisasi daerah, termasuk inovasi implementasi QRIS Resto yang dinilai menjadi terobosan penting dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, menyoroti pentingnya penguatan sektor unggulan daerah dan hilirisasi komoditas strategis seperti kopi dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan bernilai tambah.

Dukungan terhadap penguatan akses pembiayaan juga disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien. Ia menyebut sektor pertanian, khususnya komoditas jagung di Tapanuli Selatan, memiliki prospek yang sangat baik dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) hanya sebesar 0,04 persen.

“Ini menunjukkan kualitas kredit sektor pertanian di Tapanuli Selatan sangat sehat dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan melalui sinergi bersama perbankan, termasuk Bank Sumut,” katanya.

Menjawab kebutuhan tersebut, Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menegaskan bahwa KUR BERKAH hadir sebagai bentuk nyata keberpihakan Bank Sumut terhadap penguatan ekonomi masyarakat kecil.

“KUR BERKAH dirancang dengan pendekatan berbasis kelompok (grameen model) untuk mendorong kemandirian pelaku usaha mikro, khususnya perempuan pra-sejahtera, sekaligus membantu masyarakat terhindar dari praktik rentenir,” ujar Heru.

Dalam kegiatan tersebut, Bank Sumut juga menyerahkan secara simbolis KUR BERKAH kepada 13 nasabah dari dua kelompok usaha mikro sekaligus merealisasikan penyaluran KUR dengan skema bunga 0 persen.

Tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan, Bank Sumut turut memperkuat sinergi pembangunan daerah melalui penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Perum Bulog, BPJS Ketenagakerjaan, serta kelompok tani dalam program penyaluran KUR bagi petani jagung.

Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai landasan penguatan kerja sama dalam pengelolaan keuangan daerah, peningkatan layanan perbankan, serta percepatan program pembangunan daerah berbasis digital.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi daerah dari hulu hingga hilir, memperluas inklusi keuangan, sekaligus mempercepat transformasi digital layanan publik dan transaksi keuangan daerah.

Melalui semangat transformasi #Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi, Bank Sumut terus memperkuat posisinya sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif, modern, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Baca Juga