Warga Binaan Rutan Labuhan Deli Budidayakan Sayuran, Wujudkan Pembinaan Produktif dan Mandiri

Warga binaan Rutan Kelas I Labuhan Deli mengikuti kegiatan budidaya sayur di lahan dalam area rutan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian, Rabu (4/3/2026).

GIMIC.ID, LABUHAN DELI – Dalam upaya mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Labuhan Deli kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan budidaya sayur mayur yang dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerja yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif dan bernilai ekonomis. Berbagai jenis sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, dan cabai dibudidayakan di lahan yang telah disiapkan di dalam area rutan.

Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli menegaskan bahwa kegiatan bercocok tanam tersebut bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan sarana pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan.

“Program budidaya sayur ini bukan hanya tentang menanam dan memanen. Lebih dari itu, kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kerja keras kepada warga binaan. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan berbasis kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam sistem pemasyarakatan modern. Melalui kegiatan pertanian sederhana namun produktif ini, warga binaan diajak memanfaatkan waktu secara positif dan terarah selama menjalani masa pembinaan.

Selain mendukung ketahanan pangan internal rutan, hasil budidaya sayur mayur tersebut juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi. Ke depan, hasil panen dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur rutan, sehingga turut mendukung efisiensi anggaran sekaligus membangun budaya produktif.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti program tersebut mengaku antusias dan merasakan manfaat dari kegiatan tersebut.

“Kami merasa lebih semangat karena ada kegiatan yang bermanfaat. Selain belajar menanam, kami juga belajar sabar dan bertanggung jawab. Mudah-mudahan ilmu ini bisa kami gunakan setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Program ini sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mendorong pembinaan berbasis kemandirian dan produktivitas di seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Indonesia. Konsep pembinaan tidak lagi berfokus pada aspek penghukuman semata, melainkan pada pemulihan dan penguatan kapasitas individu.

Dengan semangat “Hijaukan Harapan”, Rutan Kelas I Labuhan Deli terus berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berkelanjutan, demi mewujudkan warga binaan yang mandiri serta siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Upaya ini menjadi bukti bahwa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan seiring dengan program ketahanan pangan serta pemberdayaan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id

(G-H2)

Komentar

Loading...