Angkutan Barang KAI Divre I Sumut Tumbuh 45 Persen, Dukung Penguatan Ekonomi Daerah
Angkutan barang menggunakan kereta api menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan konektivitas ekonomi di Sumatera Utara.
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) mencatatkan pertumbuhan signifikan pada kinerja angkutan barang sepanjang 2026. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran transportasi berbasis rel dalam mendukung aktivitas logistik dan perekonomian Sumatera Utara.
Pada periode Juli hingga September 2026, KAI Divre I Sumut melayani angkutan barang sebanyak 238.334 ton. Jumlah tersebut meningkat sekitar 45 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 164.800 ton.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pertumbuhan angkutan barang berbasis rel berjalan seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi daerah.
“Pertumbuhan ekonomi daerah tidak terlepas dari kelancaran pergerakan barang. Ketika aktivitas industri, perdagangan, pertanian maupun distribusi meningkat, kebutuhan terhadap transportasi logistik yang mampu mengangkut barang dalam jumlah besar juga semakin penting,” kata Anwar.
Menurutnya, kereta api menjadi salah satu bagian dari ekosistem logistik yang dapat mendukung kelancaran distribusi barang di Sumatera Utara.
Pertumbuhan angkutan barang KAI juga sejalan dengan tren positif perekonomian Sumatera Utara. Pada kuartal II 2026, ekonomi Sumatera Utara tercatat tumbuh 5,06 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Sumatera Utara pada periode Januari-Juli 2026 mencapai US$7,933 miliar, atau meningkat 12,48 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Anwar mengatakan, perkembangan kebutuhan logistik di Sumatera Utara menjadi peluang bagi KAI untuk terus mengembangkan layanan angkutan barang berbasis rel.
“KAI Divre I Sumatera Utara melihat pertumbuhan kebutuhan logistik di Sumatera Utara sebagai peluang untuk terus memperkuat layanan angkutan barang berbasis rel, terutama untuk komoditas dengan volume besar dan membutuhkan kepastian jadwal pengiriman,” ujarnya.
Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga September 2026, KAI Divre I Sumut telah melayani 625.886 ton angkutan barang.
Angka tersebut tumbuh sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 523.385 ton.
Peningkatan juga terlihat pada kinerja bulanan. Pada September 2026, volume angkutan barang yang dilayani KAI Divre I Sumut mencapai 75.724 ton. Jumlah tersebut meningkat hampir 50 persen dibandingkan September 2025 yang tercatat sebanyak 50.775 ton.
Penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang memberikan alternatif bagi pelaku usaha dalam mendistribusikan komoditas dalam jumlah besar dengan jadwal pengiriman yang lebih terencana.
Keberadaan angkutan barang berbasis rel juga diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem logistik yang semakin efisien, terintegrasi dan mampu menjangkau berbagai pusat kegiatan ekonomi di Sumatera Utara.
Anwar menegaskan, KAI Divre I Sumut akan terus memetakan potensi pengembangan angkutan barang berdasarkan kebutuhan dan perkembangan ekonomi daerah.
“KAI Divre I Sumatera Utara akan terus melihat potensi pengembangan angkutan barang berdasarkan kebutuhan ekonomi daerah. Kami ingin kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi penumpang, tetapi juga menjadi salah satu tulang punggung konektivitas logistik yang mendukung industri, perdagangan, dan aktivitas ekonomi masyarakat Sumatera Utara,” pungkasnya.
Pertumbuhan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa angkutan barang berbasis rel memiliki ruang yang semakin besar dalam mendukung rantai pasok dan konektivitas ekonomi di Sumatera Utara.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).

Komentar