Siswi SD Ash-Sholihah Borong 5 Medali di Kejuaraan Isori Fun Swimming Medan
Nadira Mandalika, siswi kelas II SD Islam Ash-Sholihah Medan Johor, menunjukkan lima medali yang diraihnya pada Kejuaraan Isori Fun Swimming di Kolam Renang Selayang, Medan, Minggu (27/9/2026).
GIMIC.ID, MEDAN – Prestasi membanggakan ditorehkan Nadira Mandalika, siswi kelas II SD Islam (SDI) Ash-Sholihah Medan Johor. Atlet renang cilik tersebut berhasil memborong lima medali, terdiri dari tiga emas dan dua perak, dalam Kejuaraan Isori Fun Swimming yang berlangsung di Kolam Renang Selayang, Medan, Minggu (27/9/2026).
Nadira turun di lima nomor perlombaan dan berhasil meraih medali pada seluruh nomor yang diikutinya.
Tiga medali emas diraih Nadira masing-masing pada nomor gaya punggung 50 meter, gaya bebas 50 meter, dan kickboard 25 meter.
Sementara itu, dua medali perak diperoleh pada nomor gaya kupu-kupu 25 meter dan gaya dada 25 meter.
Capaian tersebut menjadi catatan positif bagi Nadira yang masih duduk di bangku kelas II sekolah dasar. Selain menambah koleksi medali, keikutsertaannya dalam kejuaraan tersebut juga menjadi pengalaman penting untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.
Sang ibu, Fauziah Fitriani, mengaku bersyukur sekaligus bangga melihat perkembangan kemampuan renang putrinya. Menurutnya, Nadira menunjukkan peningkatan kecepatan dari satu perlombaan ke perlombaan berikutnya.
“Alhamdulillah, hari ini rezeki Nadira mendapat tiga emas, dua perak. Dalam setiap event alhamdulillah meningkat kecepatannya,” ujar Fauziah.
Fauziah mengatakan, prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Nadira menjalani latihan secara rutin bersama Klub Tirta Prima.
Sebagai orang tua, Fauziah juga rutin mendampingi putrinya menjalani latihan yang berlangsung setiap Kamis hingga Sabtu.
Menurutnya, konsistensi latihan menjadi salah satu bagian penting dalam proses perkembangan kemampuan Nadira di cabang olahraga renang.
Peran pelatih juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan prestasi atlet muda tersebut. Fauziah menyampaikan apresiasi kepada para pelatih yang terus memberikan bimbingan dan pendampingan selama proses latihan.
Fauziah menilai pencapaian Nadira merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan dukungan keluarga, latihan serta bimbingan pelatih.
Ia menyebut, mendampingi anak mengikuti latihan dan berbagai perlombaan merupakan bagian dari perjuangan orang tua untuk memberikan ruang bagi anak mengembangkan potensi yang dimilikinya.
“Inilah perjuangan orangtua untuk anaknya. Apapun yang terbaik untuk anak pasti dilakukan,” katanya.
Bagi Fauziah, capaian tiga medali emas dan dua perak tersebut bukan semata-mata soal jumlah medali. Lebih dari itu, setiap kejuaraan menjadi kesempatan bagi Nadira untuk mengukur perkembangan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.
Lima medali yang dibawa pulang dari Kejuaraan Isori Fun Swimming menjadi tambahan motivasi bagi Nadira untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan di lintasan renang.
Dengan dukungan keluarga dan pembinaan dari klub, Nadira diharapkan dapat terus mengembangkan potensinya serta mengikuti berbagai kejuaraan renang lainnya.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini dapat memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, disiplin dan semangat berkompetisi.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2).

Komentar