KAI Divre I Sumut Gunakan Teknologi TGT, Pastikan Jalur Kereta Aman dan Nyaman
Petugas KAI Divre I Sumut melakukan pemeriksaan jalur rel menggunakan teknologi Track Geometry Trolley untuk menjaga keselamatan perjalanan.
GIMIC.ID, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemanfaatan teknologi Track Geometry Trolley (TGT) untuk memantau kondisi jalur rel secara presisi.
Teknologi ini memungkinkan pemeriksaan detail hingga setiap meter lintasan, guna memastikan jalur aktif sepanjang 476.460 meter sepur yang menghubungkan 43 stasiun di 13 kabupaten/kota di Sumatera Utara tetap dalam kondisi optimal. Dengan demikian, perjalanan kereta api menjadi lebih stabil dan minim guncangan.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi ini memberikan dampak signifikan terhadap kualitas perjalanan penumpang.
“Dengan Track Geometry Trolley, kami tidak lagi hanya mengandalkan pengamatan visual, tetapi menggunakan data presisi. Alat ini mampu mengukur parameter penting seperti kelurusan rel, lebar sepur, hingga kemiringan (cross level), sehingga potensi gangguan dapat dideteksi lebih dini,” ujarnya.
Selain TGT, KAI juga mengoperasikan Kereta Ukur secara berkala sebagai bagian dari sistem pengawasan prasarana. Berbeda dengan TGT yang dioperasikan secara manual oleh petugas, Kereta Ukur dilengkapi sensor canggih yang mampu merekam kondisi jalur secara real time saat dilalui kereta.
Menurut Anwar, kombinasi kedua teknologi tersebut memberikan pengawasan yang lebih komprehensif.
“TGT memberikan fleksibilitas untuk pengecekan detail di titik tertentu seperti tikungan atau wesel, sementara Kereta Ukur memberikan gambaran menyeluruh saat kereta melintas. Keduanya saling melengkapi untuk memastikan keselamatan perjalanan,” jelasnya.
KAI Divre I Sumut juga mengintegrasikan hasil pemeriksaan dengan sistem digital melalui penggunaan tablet lapangan. Hal ini memungkinkan tim prasarana melakukan perawatan berbasis predictive maintenance atau perawatan prediktif, sehingga perbaikan dapat dilakukan sebelum terjadi gangguan.
Langkah ini dinilai efektif dalam menjaga ketepatan jadwal perjalanan sekaligus meminimalkan risiko gangguan teknis pada jalur rel.
Anwar menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam operasional kereta api di Sumatera Utara.
“Penggunaan teknologi pemeriksaan rel ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan setiap perjalanan kereta api berlangsung aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat,” pungkasnya.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Gimic.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaUj0IA0LKZLdsktWS3G. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.Gimic.id
(G-H2)

Komentar